Kamis, 19 Oktober 2017

RESUME MINGGU KE-14_M. YUSUP MUI RANCABUNGUR

Tidak ada komentar:
000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000

000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000

000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000

Tanggal penyerahan : 21 Oktober 2017
Nama : Muhamad Yusup, S.Pd
Utusan : MUI Rancabungur
Mata Kuliah : Ullumul Hadist
Dosen : K.H. Sanusi Azhari
Jenis Tugas : Resume
Tgl Materi : 14 Oktober 2017
Hadist nabi Muhammad SAW tentang bahaya riya
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةُ رَضِيَ  اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِنَّ اَوَّلَ اَلنَّاسِ يَقْضِيُ عَلًيْهِ يَوْمَالْقِيَامَةِ رَجُلٌ اِسْتَشْهَدَ فِى سَبِيْلِ اللهِ فَاءَتَى بِهِ فَعَرَفَهُ نِعْمُهُ فَعَرَفَهَا، قَالَ : فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: قَاتَلْتُ فِيْكَ حَتَّى اَشْهَدَ قَالَ: كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيُقَالَ هًوَ جَرِى. وَ قَدْ قِيْلَ : ثًمَّ اَمَرَبِهِ فَسَحَبَ عَلَى وَجْحِهِ حَتَّى اَلْقَى فِى النَّارِ. وَسَعَ اللهُ وَاَعْطَاهُ مِنْ اَصْنَافِ اْلمَالِ فَاءَتَى بِهِ فَعَرَفَهُ نِعْمُهُ فَعَرَفَهَا، قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ مِنْهَا؟ قَالَ: مَا تَرَكْتُ مِنْ سَبِيْلٍ تُحِبُّ اَنْ يُنْفِقَ فِيْهَا اِلَّا اَنْفَقْتُ فِيْهَالَكَ. قَالَ: كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيْقَالَ هُوَ جَوَادٌ، فَقَدْ قِيْلَ ثُّمَّ اَمَرَ بِهِ فَسَحَبَ عَلَى وَجْحِهِ حَتَّى اَلْقَى فِى النَّارِ. وَرَجُلٌ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ وَعَلَّمُهُ اَوْ قَرَءَ اْلقُرْاَنَ فَاءَتَ بِهِ فَعَرَفَهُ نِعَمِهِ فَعَرَفَهَا، قَالَ: فَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا؟ قَالَ: تَعَلَّمْتُ الْعِلْمَ وَعَلَّمْ تُهُ وَقَرَءْتُ فِيْكَ الْقُرْاَنَ. قَالَ: كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيُقَالَ هُوَ عَالِمٌ اَوْ قَرَءْتَ لِيْقَالَ هُوَ قَارشئٌ، ثُمَّ اَمَرَ بِهِ فَسَحَبَ عَلَى وَجْحِهِ حَتَّى اَلْقَى فِى النَّارِ
Artinya: 
“Abu Hurairah r. a. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda , “Sesungguhnya manusia yang pertama kali diadili di hari kiamat adalah orang-orang yang mati syahid di jalan Allah, maka ia didatangkan dan diperlihatkan nikmat-nikmat sebagai pahalanya, kemudian ia  melihatnya seraya dikatakan  kepadanya, “Amalan apa yang engkau lakukan sehingga memperoleh nikmat-nikat itu? Ia menjawab, “Aku berperang karena-Mu (Ya Allah)”.  Allah menjawaab , “Dusta engkau, sesungguhnya kamu berbuat demikian supaya kamu dikatakan sebagai pahlawan. Dan kmudian malaikat diperintahkan menyeret mukanya dan melemparkannya ke dalam neraka; seorang yang diberi Allah harta benda, kemudian didatangkan  dan diperlihatkan  kepadanya nikmat-nikkmat sebagai pahalanya lalu ia melihatnya seraya dikatakan kepadanya, “Amalan apakah yang engkau lakukan sehingga engkau mendapatkan nikmat itu?”, ia menjawab, “Aku tidak pernah meninggalkan infak di jalan yang Engkau ridhai YaAllah” melainkan aku berinfak hanya karena-Mu.” Lalu Allah SWT menjawab, “Dusta Engkau, sesungguhnya engkau melakukan demikian itu   supaya kamu dikatakkan sebagai orang yang dermawan.” Kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk menyeret mukanya dan memasukkannya ke dalam neraka. Dan seseorang lagi yang menuntut ilmu dan mengajarkan atau membaca Al-Qur’an, maka didatangkan dan diperlihatkan kepadanya nikmat-nikmat sebagai pahalanya, lalu ia melihatnya  seraya dikatakan kepadanya, “Amal apa yang telah engkau lakukan sehingga engakau medapatkan nikmat-nikmat itu?” ia menjawab, “Aku menuntut ilmu dan mengajarkannya dan memebaca Al-Qur’an hanya untuk-Mu ya Allah.” Kemudian Allah SWT menjawab,”Dusta engkau, sesungguhnya engakau menuntut ilmu supaya engkau dikatakan pintar, dan membaca Al-Qur’an supaya kamu dikatakan Qari’.” Kemudian Allah memerintahkan kepada malaikat untuk meyeret mukanya dan melemparnya ke dalam neraka.”

Kandungan Hadist
Hadist diatas memberikan satu gambaran bahwa dalam beribadah kita hanya semata – mata hanya mengharap balasan dari Alloh S.W.T. karena setiap amalan kita Alloh lah yang membalas. Disana diberikan contoh mengenai kondisi 3 orang manusia yang melakukan amal shalih yang sangat besar seperti berjihad, bersedekah dan menuntut ilmu/mempelajari Al Qur’an. Tetapi diakhirat Alloh membukakan maksud sebenarnya dari amal-amal mereka. Yang berjihad ternyata bukan karena Alloh tetapi karena ingin disebut pahlawan, yang bersedekah karena ingin disebut dermawan dan yang menuntut ilmu agama karena ingin disebut alim atau yang belajar Al Qur’an karena ingin disebut Qori. Maka kita memohon kepada Alloh agar setiapa amal yang kita lakukan semata – mata karena Alloh. Aamiin



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top