Kamis, 12 Oktober 2017

REFLEKSI MINGGU KE-13_HILAL HAMDI MUI CIAWI

Tidak ada komentar:
Refleksi
Sungguh bukanlah suatu perjuangan yang biasa-biasa saja untuk lulus atau selesai dalam mengikuti pendidikan kader ulama PKU yang di adakan oleh MUI Bogor ini.
Selain harus belajar dikelas, PKU juga mengadakan pembelajaran di luar kelas yang biasa disebut off campus, yaitu pertemuan pertemuan atau pembelajaran-pembelajaran yang dilaksanakan diluar kelas/praktek/berbaur dengan masyarakat.
Setelah off campus, kita juga kembali aktif di dalam kelas lagi atau on campus. Selain belajar dikelas, PKU juga memberikan tugas yang lumayan menguras waktu yaitu tugas resume, belum lagi dosennya memberikan tugas.
Semua resume harus segera dilaksanakan, karena kalau tidak segera dikerjakan maka tugas resume akan semakin menumpuk dan banyak. Bayangin saja kalau sabtu minggu empat mata kuliah yang harus diresume dan satu refleksi maka apabila kita izin sekali, maka tugas resume yang harus dikerjakan dan segera dikumpulkan adalah delapan resume dan dua refleksi.
Belum lagi  tugas seorang guru sekolah yang seabreg, waktu yang sedikit, tenaga yang tinggal sisa, badan yang sudah melemah
Semua harus dikerjakan dan semua itu adalah utama.
-          PKU utama
-          Kerjaan priorias
-          Keluarga penting
Ketiga-tiganya bukan penting dan tidak pentingnya tapi ketiga-tiganya itu harus dikerjakan dan dilayani.

RESUME MINGGU KE-13_HILAL HAMDI MUI CIAWI

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan resume      : 14 Oktober 2017
Nama                                         : Hilal Hamdi
Utusan                                       : MUI  Ciawi
Acara                                         : SG
Pembicara                                  : Prof. Dr. Didin Saefuddin Bukhori
Jenis Tugas                                : Resume
Tgl materi                                  : 7 Oktober 2017

Peradaban Islam Dipentas Sejarah

Peradaban adalah kemampuan manusia dalam mengendalikan alam dan kehidupan melalui daya pikir, ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan.
Kita sebagai muslim, janganlah hanya menjadikan diri ini sebagai penonton tapi jadikanlah diri kita sebagai actor atau pelaku peradaban itu sendiri, karena dulu Islam berada pada posisi atas peradaban barat namun sekarang berbalik 360 drajat, Islam berada jauh di bawah peradaban barat.
Ciri-ciri peradaban berkembang:
1.      Berkembangnya ilmu dan teknologi
2.      Berjalannya system pembinaan masyarakat
3.      Berjalannya penataan kota, tata ruang yang baik, indah dan modern
4.      Kehidupan masyarakat yang berjalan dan memiliki profesi dan keterampilan
5.      Terjaminnya rasa aman dalam kehidupan masyarakat.
Peradaban Islam dibangun dari zero to hero, yaitu peradaban yang dibangun peradaban ilmu yang dilakukan oleh Rosululloh saw dan para sahabatnya juga para generasi setelahnya.
Peradaban Islam juga tidak membedakan setatus social di tengah-tengah masyarakat, yang muslim disayangi dan yang non muslim dilindungi, karena itu Islam menolak segala jenis kekerasan.
Peradaban Islam mengalami tiga periode, yaitu:
1.      Periode klasik yaitu periode yang dimulai sejak Nabi saw berhijrah ke Madinah ( 650 M – 1250 M )
2.      Periode pertengahan ( 1250 M – 1800 M )
3.      Periode modern ( 1800 M – hari kiamat ).
Puncak peradaban Islam terletak pada massa Kholifah Abasiyah yakni berkembangnya banyak keilmuan seperti Filsafat, Politik, Militer, dan juga Ekonomi.
Awal kehancuran peradaban Islam ini ditandai dengan lahirnya aliran-aliran agama dalam bidang:
1.      Ilmu Kalam seperti syiah, Khowarij, Mu’tazilah, Asy ‘ariyah dan Maturidiyah
2.      Fikih seperti Madzhab Hanafi, Madzhab Maliki, Madzhab Syafi’I, Madzhab Hambali dan yang lain-lainnya.

3.      Tasawuf , Syariat dan filsafat.

************************************************************************************

Tanggal penyerahan resume      : 14 Oktober 2017
Nama                                         : Hilal Hamdi
Acara                                         : Hadits Tematik
Pembicara                                  : KH. Ahmad Sanusi
Jenis Tugas                                : Resume
Tgl materi                                  : 7 Oktober 2017

Tanda - Tanda Kiamat

Tidak ada yang mampu menjelaskan tentang kapan kiamat itu terjadi kecuali Alloh swt, akan tetapi Nabi saw telah memberikan khabar kepada ummatnya tentang tanda-tanda akan terjadinya kiamat.
Menurut tujuh hadits yang disajikan oleh KH. Ahmad Sanusi, bahwa tanda-tanda kiamat itu:
1.      Terjadinya perang antara dua golongan besar
2.      Munculnya para pendusta hingga mencapai sekitar tiga puluhan
3.      Ilmu-ilmu agama di angkat
4.      Banyak terjadi gempa di mana-mana
5.      Waktu terasa lebih cepat
6.      Banyak terjadi fitnah
7.      Banyak terjadi pembunuhan
8.      Terbangunnya gedung-gedung pencakar langit
9.      Bersedekah tidak ada yang menerima
10.  Orang-orang mengharap kematian
11.  Amalan semakin berkurang
12.  Kebakhilan hinggap disetiap orang
13.  Wafatnya orang-orang baik dan yang tersisa hanyalah orang-orang yang jelek
14.  Mata hari terbit dari barat
Selain tanda-tanda kiamat di atas, masih banyak lagi tanda-tanda kiamat yang belum disebutkan, seperti datangnya Dajjal, yakjuj wamakjuj, turunnya Nabi Isa as, dan lain sebagainya, sebagaimana telah dijelaskan dalam kitab Daqo ikul Akhbar.
Semoga bermanfaat, amin ya mujibas sailin.

*********************************************************************************

Tanggal penyerahan resume      : 14 Oktober 2017
Nama                                         : Hilal Hamdi
Utusan                                       : MUI  Ciawi
Acara                                         : Masailul Fiqhiyyah
Pembicara                                  : KH. Aim Zaimuddin
Jenis Tugas                                : Resume
Tgl materi                                  : 7 Oktober 2017

Banyak hal yang disampaikan beliau kepada para peserta ahasiswa PKU XI, yang jelas penyampaian Beliau disimak serius oleh para peserta.
Salah satu pembahasan Beliau adalah
1.      Hukum memegang Al-Qur’an
Ternyata KH. Aim mengutip pendapat Ibn Taimiyah bahwa Ibn Taimiyah mengharuskan berwudu kalau akan hendak memegang mushaf Al-Qur’an
2.      Adzan Jum’at
Adzan Jum’at yang paling dicintai oleh Imam Syafi’i adalah adzan yang dikumandangkan pada zaman Rosululloh saw yaitu yang hanya dikumandangkan satu kali saja(Al-Um).
3.      Fidyah
Masalah fidyah dan qodo sholat orang yang telah meninggal dunia, Imam Syafi’i lebih cenderung kepada mengkodo solatnya mayit oleh keluarganya bukan/tidengan tidak membayar fidyah.
4.      Ihda us-sawab ( menghadiyahkan pahala kepada yang sudah meninggal )
Lagi-lagi KH. Aim menyampaikan, bahwa Imam Syafi’i berpendapat bahwa menghadiyahkan pahala kepada orang yang sudah mati itu tidak sampai( Ar-Ruh).
Tetapi dalam masalah ini, beliau saat ditanya apakah itu kaul qadim atau kaul jadidnya Imam Syafi’i? Beliau tidak memberikan jawaban yang pasti, Beliau hanya menyarankan untuk membaca kitab Ar-Ruh.
Bahkan Beliau mengatakan “kalaulah imam Syafi’i itu hidup pada saat ini maka pengikut beliau adalah ormas MU dan Persi bukan NU”.
*********************************************************************************


Tanggal penyerahan resume      : 14 Oktober 2017
Nama                                         : Hilal Hamdi
Utusan                                       : MUI  Ciawi
Acara                                         : Bidayatul Mujtahid
Pembicara                                  : KH. Makmur Jawawi
Jenis Tugas                                : Resume
Tgl materi                                  : 7 Oktober 2017

Nikah

nikah merupakan salah satu sunnah Nabi Muhammad saw. Banyak orang yang berburu masuk kedalam pintu pernikahan akan tetapi setelah mereka memasuki pintu pernikahan, tak sedikit di antara mereka yang ingin keluar dan meninggalkan pintu pernikahan.
Pada bab ini setidaknya ada lima bab yang akan dikaji, yaitu:
1.      Pendahuluan nikah
2.      Syarat sahnya nikah
3.      Memilih calon pasangan
4.      Haq dan kewajiban antara suami dan istri dan
5.      Pernikahan yang terlarang dan hal-hal yang merusak pernikahan.
Pada pembahasan yang pertama yaitu pendahuluan nikah terdapat beberapa permasalahan, yaitu:
1.      Hukum 
Adapun menikah hukumnya adalah sunnah dan adapun menurut Daud adz-dzohiri bahwa nikah itu hukumnya wajib. Ada pula yang menghukumi nikah itu dengan hukum mubah.
2.      Hutbah nikah
Adapun hutbah nikah hukumnya adalah sunnah akan tetapi ada pula yang menghukuminya dengan wajib.
3.      Melihat calon pasangan saat akad nikah itu boleh.
Akan tetapi hal ini tidak terlepas dari adanya perbedaan pendapat yaitu adanya yang tidak membolehkan memandang wajah pasangan dengan alasan belum halal.

REFLEKSI MINGGU KE-12_ABD. WAHAB MUI CARINGIN

Tidak ada komentar:
Tgl Penyerahan resume : 30 September 2017
Nama : Abdul Wahab, S.Pd
Utusan : MUI Caringin
Mata Kuliah : Refleksi
JenisTugas : Refleksi


Makna Perjalanan Hidup Manusia
Seiring roda kehidupan yang terus berputar, kesadaran kita seringkali muncul seketika, disertai tekad untuk menjadi hamba-Nya yang benar-benar taat. Namun, padatnya rutinitas dengan berbagai persoalan yang kita hadapi sehari-hari, acap kali membuat kesadaran dan tekad itu pelan-pelan luntur bahkan sirna. Oleh sebab itulah, melalui tulisan ini, marilah kita berupaya secara lebih sungguh-sungguh memperbaharui iman dan ketaqwaan kita kepada Allah, memperbaiki kembali komitmen kita kepada Allah yang sering kita nyatakan berulang kali namun jarang diresapi, sebuah komitmen yang mestinya selalu menyertai setiap perjalanan hidup kita, sebagaimana yang selalu kita lafalkan di dalam shalat: 
إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَالِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.
Setiap orang yang beriman pasti menyadari bahwa kehidupan di muka bumi ini bukanlah tanpa batasan waktu. Setiap orang menjalani kehidupan sesuai “kontraknya” masing-masing dalam batas waktu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Umur manusia berbeda satu dengan lainnya, begitu pun amal dan perbuatannya. Setiap mukmin akan menyadari bahwa ia tidak akan selamanya hidup dan tinggal di dunia ini; bahwa keberadaannya di alam ini hakikatnya sedang menempuh proses perjalanan panjang menuju kehidupan akhirat yang kekal dan hakiki. Sikap yang demikian sungguh sangat berbeda dan bertolak belakang dengan sikap orang-orang yang hakikatnya tidak beriman

Terkait bagaimana seharusnya kita memanfaatkan hidup, jika kita membuka lembaran kisah-kisah ulama salafus shalih terdahulu, kita akan menemukan karakteristik amal yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dalam konteks keilmuan misalnya, di antara mereka ada yang konsen pada bidang kajian tafsir, hadits, fiqih, akhlak, tasawuf, dan berbagai macam kajian ilmu lainnya. Namun, satu titik persamaan yang dapat kita temukan dari berbagai macam amal kajian yang digeluti para ulama tersebut, adalah ketulusan dan kesungguhan hati mereka dalam beramal demi memberikan sumbangan terbaik untuk mendidik kehidupan manusia.

REFLEKSI MINGGU KE-13_M. YUSUP MUI RANCABUNGUR

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan     : 14 Oktober 2017
Nama : Muhamad Yusup, S.Pd
Utusan : MUI Rancabungur
Jenis Tugas : Refleksi
Alhamdulillah segala puji hanya bagi Alloh yang telah melimpahkan rahmatnya kepada kita semua. Shalawat serta salam semoga terus menerus tercurah kepada qudwah kita sayyidina Muhammad S.A.W. Di minggu pertama bulan oktober kegiatan perkuliahan PKU mulai terlihat penurunan semangat, termasuk yang saya alami. Biasanya pukul 08.30 sudah siap di kampus Dharmais sudah tiba kini pukul 09.00 baru tiba untuk persiapan perkuliahan. Hal ini ditambah banyaknya rekan yang Izin karena sakit sehingga kegiatan perkuliahan PKU tidak semarak diawal –awal perkuliahan. Di minggu ini tugas perkuliahan lebih banyak terlebih harus berusaha lebih keras dalam tugas menghapalkan qowhaid yang sedikit ada kendala karena padatnya aktivitas. Tugas melakukan resensi buku merupakan tugas yang cukup memiliki tantangan, selain ketepatan memilih buku, membaca buku dalam aktivitas padat sungguh suatu perjuangan. Tetapi kami sadar tugas intu sangat bermanfaat bagi kami, selain menambah wawasan ilmu juga melatih kita untuk terbiasa akrab dengan buku yang merupakan salah satu bagian dari proses menuntut ilmu. Semoga Alloh memudahkan setiapa langkah kita dalam menyelesaikan setiap tugas dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik   . Aamiin ya Robbal Alamin

RESUME MINGGU KE-13_M. YUSUP MUI RANCABUNGUR

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan resume : 14 Oktober 2017
Nama : Muhamad Yusup, S.Pd
Utusan : MUI Rancabungur
Mata Kuliah : Ullumul Hadist
Dosen : K.H. Sanusi Azhari
Jenis Tugas : Resume
Tgl Materi : 7 Oktober 2017
Hadist – hadist nabi Muhammad SAW tentang tanda – tanda kiamat yag disebutkan secara umum berdasarkan riwayat Abu Hurairah

  1. Peperangan diantara dua golongan besar yang menelan korban jiwa sangat banyak seperti Perang Dunia
  2. Munculnya para pendusta sebanyak tiga puluhan yang mengaku sebagai nabi. Seperti di Bogor ada yang mengaku nabi bernama Mosadeq
  3. Diangkatnya ilmu, salah satunya banyaknya para ulama yang wafat
  4. Banyaknya terjadi gempa bumi dimana – mana
  5. Waktu yang terasa semakin sempit
  6. Banyaknya pembunuhan dan kekacauan
  7. Melimpahnya harta sampai tidak ada orang yang mau menerima sedekah
  8. Manusia berlomba – lomba membangun gedung pencakar langit
  9. Matahari terbit dari barat/ saat itu keimanan bagi orang yang belum beriman tidak bermanfaat
  10. Seseorang melewati kuburan seorang pria dan mengatakan bahwa seandainya dia yang berada dikuburan tersebut
  11. Kedatangan kiamat sangat mendadak sehingga dua orang laki – laki yang bertransaksi pakaian belum sempat tawar – menawar sudah terjadi kiamat
  12. Dianjurkan tetap beramal hingga saat – saat akhir zaman

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


 
back to top