Sabtu, 12 Agustus 2017

REFLEKSI AJENG UMAROH PCNU KAB. BOGOR

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan                         : 12 Agustus  2017
Nama                                               : Ajeng Umaroh,S.Pdi
Utusan                                             : PCNU Kabupaten Bogor
Kelompok                                        : IV (Empat)
Mata Kuliah                                     :  Refleksi
Dosen                                               : -
Tanggal Materi                                 : 06 Agustus  2017


-         Bahagia adalah keinginan manusia yang berada di muka bumi ini ,tetapi bahagia Dunia akhirat adalah keinginan (cita -cita kita) sebagai muslim dan Muslimah .
-         Untuk mencapai kebahagian dunia dan Akhirat tentu saja harus di iringi oleh kerja keras rajin beribadah, dan selalu berdoa agar suapaya apa yang kita inginkan bisa terealisasi
-         Perkuliahan Pendidikan kader Ulama (PKU) adalah salah satu sarana untuk  mencapai ke bahagian Dunia dan Akhirat karena materinya sangat padat Dosen -dosen nya dari berbagai Disiplin Ilmu yang sangat berkompetain di bidangnya para pembinanya terdiri dari para senior dan para Kyai yang selalu memberikan Suprots dan motifasi, yang sangat berguna untuk saya dalam meningkatkan kinerja untuk pencarian napkah bekal Ibadah di Dunia dan juga untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhana wataalla

-         Iklas merupakan aspek terpenting dalam meningkatkan kinerja, dengan Iklas kita akan kuat dan tahan dalam menghadapi kendala cobaan , Rintangan, Cacian atau pun makian yang setiap saat kita temui dalam langkah demi menjalankan peran sebagai makluk dari sang khalik . 

RESUME MINGGU KE-4 AJENG UMAROH PCNU KAB. BOGOR

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan                      : 12 Agustus  2017
Nama                                             : Ajeng Umaroh, S.Pd.I
Utusan                                           : PCNU Kabupaten Bogor
Kelompok                                      : IV (Empat)
Mata Kuliah                                  : Ulumul Hadits
Dosen                                            : K.H.Sanusi Ashari
Tugas                                             : Resume
Tanggal Materi                              : 6 Agustus 2017

ISTILAH DAN KETERANGAN
-         Sahabat ialah orang berjumlah dengan Nabi SAW, dan meninggal dalam islam
-         Tabiin orang islam yang berjumpa dengan sahabat dan meninggal dunia dalam islam tetapi tidak pernah berjumpa dengan nabi.
-         Tabit tabi’in orang yang berjumpa dengan tabi’in dan meninggal dunia dalam keadaan Islam ia tidak pernah berjumpa dengan sahabat atau Nabi.
-         Hadits adalah perkataan Nabi, perbuatan dan persetujuannya  (yakni perkataan sahabat / perbuatan sahabat yang disetujui Nabi).
-         Matan susunan kata-kata hadist
-         Sanad jalan matan dari Nabi sampai kepada Muharid atau Muduwin (Pengumpul hadits, dan yang mengeluarkan hadits, seperti bukhori muslim
-         Rawi tiap-tiap orang yang menjadi perantara matan.
-         Ghorib (Hadits yang mempunyai satu sanad saja)
-         Ajiz (hadits yang mempunyai 2 sanad)
-         Mashur (hadits yang mempunyai sanad 2 tetapi masih beri tahu jumlahnya)
-         Mutawatir  (hadis yang mempunyai sanad yang banyak, sehingga tidak diberitahu jumlahnya)
-         Marfuh (hadist yang sanadnya sampai kepada Nabi).
-         Mangqut (kabar yang sanadnya sampai kepada sahabat)
-         Mua’alas (hadits yang tidak disebut sanadnya)
-         Mursal (tabi’in meriwayatkan dari Nabi / atau dari sahabat dengan tidak melalui sahabat).
-         Mungqoti (seorang rawi atau 2 dalam sebuah sanad, selain dari sahabat atau tabi’in) gugur
-         Mudalas (hadits yang dalam sanadnya ada seorang rawi yang tidak mau menyebutkan seorang memberikan hadits kepadanya)
-         Maudhu (hadits yang didalam sanadnya ada rawi pendusta)
-         Muarid (hadits yang diriwayatkan seorang rawi dengan subuah susunan kata tetapi rawi itu yang meriwatkan susunan kata yang tidak sama
-         Ma’lub (hadits yang terbalik susunan katanya)
-         Ma’lul hadits yang mempunyai cacad
-         Mahfudz (dua hadis yang sohih atau hasan bertentang ma’nanya yang lebih dinakan hadits hadits mahfudz atau yang lain disebut hadits Shad.
-         Ma’ruf ( dua hadits yang bertentangan yang agak kuat disebut ma’ruf yang lain disebut munkar.
-         Shahih (hadits yang perawihnya tidak tercela, sanadnya tidak terputus, tidak berillah)
-         Hasan (sama dengan hadis shohih hanya dalam sanadnya/ rawinya mempunyai sedikit) 
-         Dhoif (hadits kebalikan dari shahih dan hasan)
-         Kudsi (hadist yang maknanya langsung dari Allah tetapi susunan kata nya dari Nabi).



Tanggal penyerahan resume          : 12 Agustus  2017
Nama                                             : Ajeng Umaroh, S.Pd.I
Utusan                                           : PC NU Kabupaten Bogor
Kelompok                                      : IV (Empat)
Mata Kuliah                                  : Tafsir Tematik
Dosen                                            : K. H. Rosyadi
Tugas                                             : Resume
Tanggal Materi                              : 06 Agustus 2017

Kewajiban Da’wah Seorang Muslim

-          Hendaknya diantara kamu ada segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan mengurus (berbuat) yang makruf dan mencegah dan yang mungkar. Mereka orang-orang yang beruntung (QS. Ali Imran 104).
-          Kamu (Umat Islam) adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk  manusia (karena kamu) menyuruh (berbuat) ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beraiman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Diantara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik                        (QS. Al-Imran 110).
-          Tiadak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka kecuali pembicaraan rahasia dan orang yang menyuruh (orang) bersedekah atau berbuat baik atau mengadakan perdamaian diantara manusia.
-          Barang siapa berbuat demikian karena mencari kerindhoan, maka kelak kami akan memberinya pahala yang besar (QS. An-Nisa 114).
-          Mengapa para ulama dan para pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sungguh sangat buruk apa yang mereka perbuat (QS. Al-Maidah 63).
-          Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf serta jagan perdulikan orang-orang uang bodoh (QS. Al-A’raf 99).
-          Orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang ma’ruf  dan mencegah yang mungkar melaksanakan shalat, menuaikan zakat dan ta’at kepada Allah dan Rasulnya mereka akan diberi rahmat dari Allah SWT, sungguh Allah Maha Perkasa bagi Maha Bijaksana.
Hikmah didalam da’wah
-          Dan dia (Allah) mengajarkan kepada yang (Isa) kitab Hikam Taurat dan Injil.
-          Dan memberikan hikmah kepada siapa yang  dikehendaki. Barang siapa diberi hikmah sesunguhnya dia telah diberikan kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.


Tanggal penyerahan resume    : 12 Agustus  2017
Nama                                        : Ajeng Umaroh,S.Pdi
Utusan                                      : PC NU Kabupaten Bogor
Kelompok                                 : IV (Empat)
Mata Kuliah                              : GS
Dosen                                       : DR. Ibrahim
Tugas                                        : Resume
Tanggal Materi                         : 06 Agustus 2017

1. ISLAM HISTORY
-       Islam di Bangladesh
·           Islam merupakan agama terluas dan agama resmi
·           Islam menjadi agama terbesar no. 4 (setelah Indonesia)
·           Mayoritas pendidikannya menganut faham sunny dengan mazhab hanafi, ada juga yang beraliran sufy, amaliyah serta syi’ah.
·           Islam datang ke Bangladesh ke 13 yang di bawa oleh Pedagang arab.

     -    Islam di Indonesia
·           Islam masuk di Indonesia pada abad ke8 pada akhir abad ke-13 menyebarkan di Sumatra Timur abad ke 14, ke Timur laut sekitar jawa timur dan Jawa Tengah.
·           Masyoritas penduduknya bermadzhab Syafi’I walaupun ada sebagian kecil menganut syi’ah dan sekitar 460.000 Muslim penganut Ahmadiyah.
·           Secara umumnya islam di Indonesia di kategorikan menjadi dua (modern dan tradisional)

-       Islam di Malaysia
·           Islam di Malaysia berkembang pada abad 15
·           Muslim di Malaysia mayoritas penduduknya, bermazhab Syfii
·           Agama islam masuk ke Malaysia di bawa oleh Pedagang dari Arab, Cina, dan India

2.  QATAR ISSUE
-    Qatar memiliki peradaban dengan beberapa pemerintahan antara lainnya Krisis mulai pada 5 Juli 2017 di bidang diplomatik ketika beberapa Negara tiba-tiba memutuskan hubungan dengan Qatar diantaranya Arab Saudi, uni emirat arab, bahkan mesir dan maladewa mereka memuduh Qatar mendanai teroris, tapi Qatar membahtahnya.

3. Islam Teaching merupakan bagian dari Islam to days dan tujuannya untuk islam dewasa ini, merupakan pesan yang benar dalam agama yaitu kedamaian.
     Dan petunjuk atau arahan, akan tetapi isu ada pada saat ini adalah fanatisme ekstrimisme kejahatan dan lainnya ada beberapa poin yang menjelaskan tentang tantangan sebenarnya yang sedang di hadapi Islam untuk saat ini diantaranya.
-         JIHAD
      Banyak yang salah memahami kata Jihad, temasuk beberapa Jihadis yang melakukan kekerasan, sehingga banyak yang beranggapan bahwa islam adalah agama yang intoleran, dan merusak penganut agama lain.
-         Regresive religion, islam dianggap sebagai agama terbelakang yang tidak dapat menjalankan bahkan mengamalkan alqur’an yang telah ada sejak 1400 tahun lalu.
-         Qur’an is not universal
      Umat islam meyakini islam adalah agama universak, begitupun dengan Al Qur’an sebagai kitabnya ada anggapan mereka bahwa Al-Qur’an adalah sebagai buku biasa yang bersepakat dengan perkara dunia, ada juga yang beranggapan Al-Qur’an itu adalah kitab yang terbelakang dan tidak mengetahui tentang dunia saat ini.

·         Pengajaran dan penyebaran Agama Islam saat ini yang benar adalah dengan penuh cinta, kasih sayang, kedamaian, terdidik dan bersifat progress, bukan pengikut bagi mereka yang belum mengenal islam dan hanya memberikan negatif untuk islam di hadapan dunia ini. Wallahu alam bissawab.


Jumat, 11 Agustus 2017

REFLEKSI MINGGU KE-4 ABD WAHAB MUI CARINGIN

Tidak ada komentar:
Tgl Penyerahan resume           : 12 Agustus  2017
Nama                                       : Abdul Wahab, S.Pd
Utusan                                     : MUI Caringin
Mata Kuliah                            : Refleksi
Dosen                                      : -
JenisTugas                               : Refleksi
Tanggal Materi                        : 05 Agustus  2017

 


Bertafakur

Allah Menjadikan tingkah laku Hambanya terus berubah setiap saat dan setiap waktu,dari sejak kecil hinga dewasa,dari masa muda hingga masa tua, dari sehat jadi sakit, Allah jadikan setiap hari bagi manusia tidur dan bangun,demikian halnya rambut yang tumbuh ,kuku yang terus memanjang bila kita cukur/potong maka dia akan kembali seperti semula, Subhannalah ini semua tentunnya Allah yang menjadikan, menumbuhkan. Seperti halnya Allah mengganti siang dan malam silih berganti, Allah hiasi siang hari dengan awan dan matahari, Allah hiasi malam dengan Bulan dan bintang yang berinar terang, ini semua adalah dengan kekuasaan Allah, Allah turunkan hujan dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan menyuburkan tanah yang gersang  lalu Allah menghilangkan  semua itu dan kembali lagi seperti semula , maka tentunya yang mampu ataafakur semua itu hanyalah Yang Maha mampu menghidupkan yang mati setelah mereka hancur di bumi, maka penting sebagai hamba Allah untuk memperbanyak Bertafakur dalam penciptaan Allah SWT hata kuat dan kokoh imannya dengan adanya kebangkitan setelah mati dan yakin bahwa allah membangkitkan manusia dan membalas amal-amal hambanya.

REFLEKSI MINGGU KE-4 ZAHRATUSSA'ADAH MUI CITEUREUP

Tidak ada komentar:
Tgl Penyerahan Resume      : 12 Agustus 2017
Nama                                      : Zahratussa’adah
Utusan                                    : MUI Citeureup
Jenis Tugas                            : Refleksi
Tgl Materi                              : 5 Agustus 2017

TERKIKISNYA RASA KEMANUSIAAN
Belum lama ini, kita di kejutkan oleh peristiwa “Main Hakim Sendiri”. Peristiwa yang mengejutkan hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia ini terjadi di daerah Bekasi, Jawa Barat. Tersulut nya emosi sebagian orang terhadap seseorang yang di duga telah mencuri amplifier mushola warga ini menyisakan penyesalan yang amat dalam. Pasalnya, seseorang yang diduga warga telah mencuri amplifier ini tega di bakar hidup-hidup oleh sebagian warga yang tersulut emosinya, bahkan di kabarkan bahwa seseorang yang berinisial MA sebagai terduga pencurian ini meninggalkan seorang istri yang sedang hamil dan seorang anak laki-laki nya yang masih kecil. Sontak hal ini pun menjadi sorotan banyak pihak, berbagai ormas yang mengatas namakan kemanusiaan pun ikut turun andil membantu istri dan anak dari korban kebiadaban manusia yang sok main hakim sendiri, baik bantuan material maupun non material. Bahkan sebagian pejabat Negara pun tak sedikit yang mengomentari hal ini bahkan ikut membantu istri korban.
Kejadian ini menyadarkan kita, bahwa kurang nya kesadaran warga akan keberadaan hukum di Indonesia, bahkan yang lebih di sesali dari kejadian tersebut adalah bukti terkikisnya rasa kemanusiaan antar manusia itu sendiri. Dalam presfektif agama, hal ini jelas sangat di larang, mengapa demikian? Karena dengan hal tersebut keadilan tidak akan di dapatkan, bahkan dalam agama pun urusan takaran hukum itu sangat di perhatikan. Namun memang kelemahan manusia dalam mengolah emosi pada keadaan yang mendesak seperti itu sangat dipertaruhkan, karena dalam keadaan emosi seperti itulah syetan justru sangat mudah menghasut manusia untuk melakukan hal yang lebih buruk lagi.


Jadi kesimpulan nya, marilah kita saling mengingatkan, jika ada pelaku kejahatan yang tertangkap basah melakukan kejahatannya, hendak nya kita serahkan kepada pihak berwajib, jangan sampai sebagai seorang muslim kita melakukan ketidak adilan dengan main hakim sendiri. 
 
back to top