Tanggal Penyerahan : 14 Oktober 2017 NILAI
Nama : H. MUHAMMAD SYUKRON HABIBY
Utusan : MUI Kecamatan CISARUA
Mata Kuliah : -
Dosen : -
Jenis Tugas : REFLEKSI
Tanggal Materi : 7 Oktober 2017
Qonaah
“Tatkala kau memiiki sifat qonaah, saat itulah kau setara seorang Raja”
[Imam Syafii]
Petikan kalimat di atas, adalah kata-kata dari Imam Syafii dalam Diwanul Imam Asy-Syafii. Sikap merasa cukup dengan segala karunia Allah kepada kita, saat ini semakin jarang. Budaya “nerimo ing pandum” bahkan tergeser oleh budaya “hedonisme”. Bahkan kita menjadi bagian dari yang menumbuh suburkan budaya itu dengan sikap-sikap kita yang kadang tidak kita sadari. Contohnya, salah mengelola keuangan karena membelanjakan rezeki mengikuti hawa nafsu.
Era teknologi digital memungkinkan kita untuk setiap saat bisa mengakses berbagai kebutuhan konsumsi. Marketplace menjadi semacam display mall yang bisa kita akses tanpa mendatanginya, bahkan cukup dengan di smartphone yang kita genggam. Kondisi demikian mendorong menausia untuk menjadi insan konsumtif.
Qonaah sebagai suatu ahlak yang dicontohkan Rosulullah adalah sebuah jalan kita untuk bijak dalam bersikap menghadapi dunia konsumtivisme yang kian terbuka lebar. Bila dulu kita tidak membeli sesuatu bukan semata-mata karena tidak memiliki uang yang cukup, namun lebih karena akses untuk membelinya cukup sulit. Kini kesulitan-kesulitan itu tidak ada, bahkan kita akan didorong untuk belanja sesuatu yang tidak kita butuhkan karena mudahknya akses belanja.
Oleh karenanya, sikap qonaah menjadi relevan untuk kita saat ini. Sebagai kader ulama harus mampu bertindak dan memberi tauladan dalam mengaplikasikan sikap qonaah dalam kehidupan terkini. Seorang ustadz yang merupakan bagian dari ulama seharusnya memberi contoh kehidupan yang sederhana. Kita lihat banyak sekali di sekililing kita ustadz yang justru memberikan contoh kehidupa hedonis. Misalnya koleksi rumah yang megah, mobil-mobil mewah serta kehidupan bak selebritis.
Oleh karenaya, Kader PKU harus mengembalikan khittah keulamaan, menjadi contoh sosok yang mengaplikasikan sikap qonaah, sederhana dan bermartabat. []
Tidak ada komentar:
Posting Komentar