Senin, 16 Oktober 2017

REFLEKSI MINGGU KE-14_C. BUSTOMI MUI DRAMAGA

Tidak ada komentar:
Tgl penyerahan            : 14, Oktober, 2017
Nama                           : C. Bustomi
Utusan                         : MUI Kec. Dramaga
Mata Kuliah                : --
Dosen                          : --
Jenis Tugas                  : Refleksi
Tgl Materi                   : 22, Oktober, 2017 
***********************************************************************************

DAKWAH RASULULLAH SAW
DAN DAKWAH MASA KINI

“BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM”
Baginda Nabi Muhammad Saw. Adalah seorang pemimpin agama dan pemimpin negara yang mempunyai kepribadian terpuji. Beliau adalah panutan terbaik (uswatun hasanah) bagi umat muslim di seluruh dunia Islam. Melalui organisasi dakwah Islamiyah, Rasulullah mampu mengubah jalannya sejarah dan mempengaruhi secara besar-besaran perkembangan penyiaran Islam dari masa jahiliyah (pra Islam) menuju masa peradaban Islam. Dakwah Rasulullah Saw periode Mekah-Medinah bertujuan membentuk pribadi muslim (di Mekah) bersifat majemuk sebagai unsur mutlak membangun pemerintahan Islam di Madinah dimana komunitas penduduk Madinah bersifat plural. Kemajemukan di Madinah tercermin dengan adanya perbedaan agama, suku, maupun golongan dan untuk mewujudkan toleransi antar sesama melalui organisasi dakwah Islamiyah.(kutlah).

Keberhasilan Rasulullah dalam membangun pemerintahan ditandai dengan dibuatnya piagam Madinah sebagai Undang-Undang yang mengatur komunitas  penduduk Madinah yang plural. Hal itu tidak terlepas dari upayanya dalam memperjuangkan dan mendawahkan Islam, sehingga beliau dikenal sebagai rasul yang amat disegani dan mendapatkan simpati dari umat Islam di Mekah – Madinah pada saat itu dan dunia Islam pada umumnya.

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, Rasulullah Saw merupakan rasul pemimpin agama serta pemimpin negara yang telah memberikan tauladan terbaik dalam aktivitas dakwah Islamiyah bagi umat muslim. Pokok pikiran Rasulullah Saw dalam dakwah terletak pada upaya bagaimana mentransformasikan Islam kepada semua sisi kehidupan yang pluralistik.


Dakwah Rasulullah pada prinsipnya berintikan pada satu keinginan yaitu terbangunnya sebuah kehidupan yang Islami dengan toleransi dimuka bumi ini diawali dari tingkat individu, keluarga,  masyarakat, pemerintah sampai pada tingkat peradaban yang berbuah pada kepemimpinan islam.

Bersandar pada cerminan keberhasilan Rasulullah Para Juru dakwah bisa mengambil peran dan pelajaran yang berharga dalam mencapai keberhasilan pada target dakwahnya.

Ada tiga tahapan yang harus dilakukan yaitu ta’rif (tahapan seruan, pengenalan, penyebaran fikrah dan menyampaikannya kepada seluruh lapisan masyarakat), takwin (menyeleksi pendukung, mempersiapkan pasukan dan memobilisasi shof dari kalangan para mad’u) dan tanfidz (tahap aksi dan produksi). Dakwah yang dijalankan oleh Rasulullah Saw mempunyai kekhasan  tersendiri, hal ini sebagai manifestasi terhadap dakwah yang dilakukannya.


والله أعلم بالصواب

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top