Tgl
penyerahan : 14, Oktober, 2017
Nama : C. Bustomi
Utusan : MUI Kec. Dramaga
Mata
Kuliah : --
Dosen : --
Jenis
Tugas : Refleksi
Tgl Materi : 22, Oktober, 2017
***********************************************************************************
|
DAKWAH
RASULULLAH SAW
DAN DAKWAH MASA KINI
“BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM”
Baginda Nabi Muhammad
Saw. Adalah seorang pemimpin agama dan pemimpin negara yang mempunyai
kepribadian terpuji. Beliau adalah panutan terbaik (uswatun hasanah) bagi umat
muslim di seluruh dunia Islam. Melalui organisasi dakwah Islamiyah, Rasulullah
mampu mengubah jalannya sejarah dan mempengaruhi secara besar-besaran
perkembangan penyiaran Islam dari masa jahiliyah (pra Islam) menuju masa
peradaban Islam. Dakwah Rasulullah Saw periode Mekah-Medinah bertujuan
membentuk pribadi muslim (di Mekah) bersifat majemuk sebagai unsur mutlak
membangun pemerintahan Islam di Madinah dimana komunitas penduduk Madinah
bersifat plural. Kemajemukan di Madinah tercermin dengan adanya perbedaan
agama, suku, maupun golongan dan untuk mewujudkan toleransi antar sesama
melalui organisasi dakwah Islamiyah.(kutlah).
Keberhasilan Rasulullah
dalam membangun pemerintahan ditandai dengan dibuatnya piagam Madinah sebagai
Undang-Undang yang mengatur komunitas
penduduk Madinah yang plural. Hal itu tidak terlepas dari upayanya dalam
memperjuangkan dan mendawahkan Islam, sehingga beliau dikenal sebagai rasul
yang amat disegani dan mendapatkan simpati dari umat Islam di Mekah – Madinah
pada saat itu dan dunia Islam pada umumnya.
Hasil penelitian ini
dapat disimpulkan bahwa, Rasulullah Saw merupakan rasul pemimpin agama serta pemimpin
negara yang telah memberikan tauladan terbaik dalam aktivitas dakwah Islamiyah
bagi umat muslim. Pokok pikiran Rasulullah Saw dalam dakwah terletak pada upaya
bagaimana mentransformasikan Islam kepada semua sisi kehidupan yang
pluralistik.
Dakwah Rasulullah pada
prinsipnya berintikan pada satu keinginan yaitu terbangunnya sebuah kehidupan
yang Islami dengan toleransi dimuka bumi ini diawali dari tingkat individu,
keluarga, masyarakat, pemerintah sampai
pada tingkat peradaban yang berbuah pada kepemimpinan islam.
Bersandar pada cerminan
keberhasilan Rasulullah Para Juru dakwah bisa mengambil peran dan pelajaran
yang berharga dalam mencapai keberhasilan pada target dakwahnya.
Ada tiga tahapan yang
harus dilakukan yaitu ta’rif (tahapan seruan, pengenalan, penyebaran fikrah dan
menyampaikannya kepada seluruh lapisan masyarakat), takwin (menyeleksi
pendukung, mempersiapkan pasukan dan memobilisasi shof dari kalangan para
mad’u) dan tanfidz (tahap aksi dan produksi). Dakwah yang dijalankan oleh
Rasulullah Saw mempunyai kekhasan
tersendiri, hal ini sebagai manifestasi terhadap dakwah yang
dilakukannya.
والله أعلم بالصواب
Tidak ada komentar:
Posting Komentar