Jumat, 14 Juli 2017

Tidak ada komentar:
Tgl Penyerahan resume : 15 Juli 2017
Nama : Abdul Wahab, S.Pd
Utusan : MUI Caringin
Mata Kuliah : Orasi kebangsaan
Dosen : Menteri Agama RI
JenisTugas : Resume
Tanggal Materi : 13Juni 2017

  • Memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MUI Kab.Bogor yang telah menjalankan program Pendidikan kader ulama.
  • Pendidikan kader Ulama ini diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk Indonesia dengan senantiasa meningkatkan kualitas.
  • Teknologi sudah menjangkiti kehidupan bermasyarakat, terlebih di Indonesia. Semua insan sudah sangat dekat dengan benda ajaib yaitu ponsel pintar, hampir setiap kegiatan selalu didampingi dengan benda tersebut. Fonemena ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi umat Islam dalam bermuamalah.
  • Syariat Islam bisa di aplikasikan pada daerah yang aman dan kondusif Masyarakat islam dituntut untuk menjaga kedamaiaan.
  • Ulama terdahulu sudah menyepakati untuk menjaga tahan air Indonesia. Indonesia lahir bukan hanya dari satu golongan tertentu, melainkan dari kemajemukan dan keberagaman seluruh elemennya,
  • Ulama dan masyarakat muslim dituntut untuk senantiasa arif dan bijak dalam menghadapi perbedaan tersebut.
  • Keragaman menjadi  jati diri NKRI dan berkah
  • Pancasila adalah nilai agama
  • Pancasila hakikatnya adalah nilai-nilai agama
  • Indonesia adalah surga bagi NKRI
  • Pertimbangan Ham di Indonesia di batasi oleh 4  hal

  1. Keamanan
  2. Moral
  3. Ketertiban umum
  4. Agama
Tidak ada komentar:
Tgl Penyerahan resume : 15 Juli 2017
Nama : Abdul Wahab, S.Pd
Utusan : MUI Caringin
Mata Kuliah : Sambutan Pembukaan PKU XI
Dosen : Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, MA. MH.
JenisTugas : Resume
Tanggal Materi : 13Juni 2017


  • Pendidikan Kader Ulawa merupakan wadah yang dibuat oleh Majelis Ulama Indonesia khususnya di Kabupaten Bogor untuk mempersiapkan SDM dalam melanjutkan estafet dan sebagai bentuk dari penerus para nabi,.
  • Seleksi peserta Pku XI sangat ketat, dan Dosenny adalah parah Tokoh Kabupaten dan nasonal
  • Setiap angkatan memiliki ciri khas tersendiri. Karena itu PKU yang kesebelas kali ini mengusung tema teknologi modern.
  • Pendidikan kader ulama juga dibekali pengetahuan kebangsaan guna menumbuhkan nasionalisme dalam diri mereka, sehingga mereka mampu menjaga warisan pendahulu mereka serta mendedikasikan diri mereka untuk negara dan mensuport para umaro dalam memberantas radikalisme.
  • program kaderisasi yang dilakukan MUI ini tidak main-main. Bahkan sistem kaderisasi kita sudah banyak ditiru di berbagai daerah di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri.
  • Program Pendidikan Kader Ulama ini dibiayai oleh anggaran daerah.Panitia dan segenap jajaran MUI akan menggunakan amanah tersebut dengan bijak, terutama dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari setiap kegiatan yang MUI.
Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan resume  : 15 Juli 2017
Nama  : Hilal Hamdi
Utusan  : MUI  Ciawi
Acara    : Pembukaan PKU XI
Pembicara  : Dr. Lukman Saefuddin Zuhri
Jenis Tugas  : Resume
Tgl materi  : 13 Juni 2017
Acara- acara :
  1. Pembacaan ayat suci Al-Quran( QS An-Naba ayat 31-40)
  2. Pembacaan ijtima 2000 ulama oleh Ust Zulfiqor : ada 10 kesepakatan
  3. Sambutan-sambutan :
  1. Sambutan ketua MUI kabupaten Bogor Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, MA. MH : peserta PKU XI yang lulus seleksi murni dan ketat ini mampu membaca kitab kuning dan para peserta PKU XI akan dikader berbagai disiplin ilmu, seperti ulumul Quran, ulumul hadits, Qowa’idul fiqh, Qowa’idul usulul fiqh dan lain-lain.
  2. Sambutan Bupati Bogor Hj. Nurhayati, SH. MM. MSI : Para ulama dan pemerintah bersama-sama membangun Bogor ini merupakan bukti pelayanan terbaik untuk masyarakat.

  1. Orasi ilmiah tentang “Peran Ulama Dalam Menjaga keutuhan NKRI” oleh Menteri Agama RI Dr. Lukman Saefuddin Zuhri : Perbedaan merupakan suatu keniscayaan yang tidak dapat kita pungkiri, dalam menghadapi perbedaan ini, ulama harus memiliki sifat yang arif karena sifat arif ini hanya bisa timbul pada diri yang ‘alim. Tugas kita bukanlah menyeragamkan perbedaan akan tapi tugas kita adalah menyikapi perbedaan. Pancasila itu mengandung nilai-nilai agama karena itu ulama sepakat untuk menjaga NKRI dalam bingkai kebangsaan. Pesan Beliau “Mampu membedakan antara Amar Ma’ruf dengan Da’wah”, sebagaimana Rosululloh saw pun saat diminta mendoakan orang-orang musyrikin agar binasa maka Beliau pun menjawab aku diutus bukanlah untuk menjadi penghujat akan tetapi aku diutus untuk menjadi rahmat.
  2. Penyematan secara simbolis peserta PKU XI dan peserta PDU II serta penyerahan bantuan oprasional MUI kecamatan dan desa oleh Ketum MUI Bogor.
  3. Sambutan ketua MUI Jawa Barat oleh Prof. Dr. Rahmat Syafi’i : Bogor adalah satu-satunya kabupaten yang berani menyelenggarakan PKU. Para ulama sepuh sepakat bahwa pancasila bukan sebuah agama akan tetapi dasar-dasar hidup bernegara yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam, oleh karena itu apabila ada sekelompok manusia yang akan atau memerangi pancasila maka kelompok itu dinamakan dengan Bughol/pemberontak dan bughol itu sendiri wajib diperangi oleh Negara.
  4. Do’a oleh Drs. KH. Sanusi Azhar
Tidak ada komentar:

Tgl penyerahan resume : 15 Juli 2017 
Nama : Encu sulamunajat 
Utusan : MUI Tanjungsari 
Mata kuliah : pembukaan PKU XI 
Dosen : Dr.KH.A.Mukri Aji MA MH 
Jenis tugas : Resume 
Tgl materi : 13 juni 

Allah SWT berfirman dalam surat Ali ' Imran ayat 79 yg artinya :" jadilah kamu sekalian para pengasuh (bagi umat) dengan apa yg kalian ajarkan dari al kitab dan dgn apa yg kalian pelajari". Ayat ini merupakan landasan MUI Bogor dalam membentuk PKU, guna membentuk para ulama yg berwawasan dalam bidang keagamaan, keindonesiaan, dan kebogoran. Guna menyiapkan ulama yg mampu berperan, mengayomi dan meningkatkan kualitas dan kuantitas masyarakat dalam bidang keagamaan, sehingga mereka tidak mudah didoktrin oleh pemikiran-pemikiran radikal yg menyesatkan, serta dipecah belah oleh kefanatikan madzhab. Dewasa ini,tak terbantahkan lagi akan kemajuan tekhnologi.Karena itu PKU yang kesebelas kali ini mengusung tema " creating ulama with the Global insight". Bertujuan agar mereka menguasai pendalaman ilmu- i
Tidak ada komentar:
Tgl Penyerahan Resume : 15 Juli 2017
Nama : Zahratussa’adah
Utusan : MUI Citeureup
Mata Kuliah : Pembukaan PKU XI
Jenis Tugas : Resume
Tgl Materi : 13 Juni 2016


PEMBUKAAN PKU ANGKATAN KE- XI
PERAN ULAMA DALAM MENJAGA KEUTUHAN NKRI
Oleh : A. Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, SH, MH (Ketua Umum Kab. Bogor)
  • Pembentukan PKU oleh MUI kabupaten Bogor bertujuan membentuk para ulama yang berwawasan dalam bidang Keagamaan, Keindonesiaan, dan Kebogoran.
  • PKU tahun ini pun di tuntut untuk dapat mengikuti kemajuan teknologi, oleh karenanya PKU ke XI ini mengusung tema “Creating Ualama With The Global Insight” memiliki kemampuan dalam bidang  
Oleh : Hj. Nurhayanti (Bupati Bogor)
  • Kabupaten bogor memiliki harapan dengan bertebarannya para kader ulama di seluruh kecamatan dapat membangun kesholehan social ditenganh masyarakat akan mencapai tujuannya, demikian pula ketahanan moral umat akan semakin meningkat dan terkendali di semua lini
  • Ulama dan umaro harus menjadi kesatuan yang saling mendukukng dan menguatkan dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

Oleh : KH. Lukman Hakim Saifudin (Menteri Agama RI)
  • Orang yang berilmu itu semakin banyak ilmu ny amaka akan semakin bijak pemikirannya
  • Tantangan ulama semakin hari semakin berubah sehingga ulama dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan zaman
  • Menjaga kedamaian negara menjadi suatu kewajiban demi lancarnya pembelajaran agama, karena syariat islam hanya bisa di implementasikan pada suasana yang damai. Hal tersebut lah yang membuat ulama terdahulu sangat menekankan untuk menjaga kedamaian tempat tinggal kita.
  • Keberagaman adalah sunatullah, maka yang di tuntut bukanlah menyegeramkan menjadi satu umat namun yang mesti dilakukan ialah bagaimana cara yang baik dan bijak dalam menyikapi keberagaman yang ada
  • Perbedaan yang terjadi pada imam-imam mazhab tidak lantas menjadikan mereka berselisih bahkan justru menjadi nikmat tersenduru karena hikmah dari perbedaan tersebut bermanfaat untuk setiap keadaan yang berbeda-beda
  • Kearifan adalah kata kunci bagaimana kita bisa menyikapi keberagaman, dan kearifan tersebut bisa di dapatkan oleh orang-orang yang alim
  • Saat ini bukan lagi wakunya untuk mempertentangkan keberadaan pancasila
  • Pancasila itu hakikatnya bersumber dari Al-Qur’an
  • Pada alenia UUD 1945 terdapat kalimat “atas rahmat Allah” hal ini membuktikan bahwa betapa rendah hatinya para pahlawan kemerdekaan
  • Lingkup peradilan : umum, tata usaha Negara, militer, dan agama.
  • Dalam UUD 1945 pasal 28 G ayat 2 pun di sebutkan bahwa “kebebasan bagi warga Negara ini terbatasi oleh hal-hal berikut: keamanan, moral, ketertiban umum, agama
  • Membuat filter atau penanaman paham pada diri lah yang mestinya dilakukan untuk menyikapi media social saat ini bukan menutup media social saja
  • Aku di utus bukan untuk menyebar rahmat tapi aku di utus untuk penyebar rahmat

Oleh : KH. Rachmat Syafe’I  (MUI Provinsi Jawa Barat)

  • Para ulama terdahulu telah sepakat dengan NKRI
  • Penerapan NKRI adalah hal yang sudah final, sehingga perlu adanya pencegahan penghianatan termasuk bughot atau pemberontak dan wajib di perangi oleh Negara
  • Perlu adanya pengawalan dalam mengimplementasikan fatwa MUI terkait bermuamalah dalam media social.

Kamis, 13 Juli 2017

PKU XI 2017 KAB. BOGOR

Tidak ada komentar:

Tgl penyerahan resume : 15 Juli 2017
Nama                                : Encu sulamunajat
Utusan                              : MUI Tanjungsari
Mata kuliah                      : pembukaan PKU XI
Dosen                               : Dr.KH.A.Mukri Aji MA MH
Jenis tugas                      : Resume
Tgl materi                        : 13 juni 2017
 
  Allah SWT berfirman dalam surat Ali ' Imran ayat 79 yg artinya :" jadilah kamu sekalian para pengasuh (bagi umat) dengan apa yg kalian ajarkan dari al kitab dan dgn apa yg kalian pelajari". Ayat ini merupakan landasan MUI Bogor dalam membentuk PKU, guna membentuk para ulama yg berwawasan dalam bidang keagamaan, keindonesiaan, dan kebogoran. Guna menyiapkan ulama yg mampu berperan, mengayomi dan meningkatkan kualitas dan kuantitas masyarakat dalam bidang keagamaan, sehingga mereka tidak mudah didoktrin oleh pemikiran-pemikiran radikal yg menyesatkan, serta dipecah belah oleh kefanatikan madzhab.
   Dewasa ini,tak terbantahkan lagi akan kemajuan tekhnologi.Karena itu PKU yang kesebelas kali ini mengusung tema " creating ulama with the Global insight". Bertujuan agar mereka menguasai pendalaman ilmu- ilmu agama dalam bentuk visual maupun digital, sehingga mereka mampu menghadapi permasalahan yg tidak dihadapi oleh pendahulu mereka dan menguasai khazanah islam dgn pengetahuan yang global.
  Selain itu mereka juga dibekali pengetahuan kebangsaan guna menumbuhkan nasionalisme dalam diri mereka, sehingga mereka mampu menjaga warisan pendahulu mereka serta mendedikasikan diri mereka untuk negara dan mensuport para umaro  dalam memberantas radikalisme.

Rabu, 12 Juli 2017

SAMBUTAN KETUA MUI KABUPATEN BOGOR

Tidak ada komentar:
Tgl penyerahan            : 15 Juli 2017
Nama                           : C. Bustomi
Utusan                         : MUI Kec. Dramaga
Pemateri                      : Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, MA. MH, (Ket. MUI Kab. Bogor)
Jenis Tugas                  : Resume
Tgl Materi                   : 13 Juni 2017

Ketua MUI Kabupaten Bogor Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, MA. MH, mengatakan program kaderisasi yang dilakukan MUI ini tidak main-main.
"Tahun 2017 ini adalah tahun kesebelas penyelenggaraan PKU di Kabupaten Bogor. Tidak hanya peserta PKU yang diseleksi dengan ketat, tapi juga para pengajarnya para tokoh kabupaten dan juga nasional," ungkap Kiai Ahmad.
"Bahkan sistem kaderisasi kita sudah banyak ditiru di berbagai daerah di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. Di Hongkong kami sudah selenggarakan program serupa sejak dua tahun lalu," ia menambahkan.

Perkuliahan PKU XI dan PDU II dimulai setelah Idul Fitri 1438 Hijriah, bertempat di Yayasan Dharmais Sukaraja Bogor dan berlangsung selama empat bulan.

Selasa, 11 Juli 2017

Hasil Ijtima 2000 Ulama Se Kabupaten Bogor

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan resume    : 15 Juli 2017
Nama                                       : Muhamad Yusup, S.Pd                    
Utusan                                     : MUI Rancabungur
Mata Kuliah                            : Hasil Ijtima 2000 Ulama
Dosen                                      : Ustadz. Zulfiqor
Jenis Tugas                              : Resume
Tgl Materi                               : 13 Juni 2017

Pada acara pembukaan Pendidikan Kader Ulama ke XI dan Pendidikan Dasar Ulama ke II, dibacakan hasi Ijtima 2000 Ulama se Kabupaten Bogor yang berjumlah 9 poin antara lain :
1.  Setiap orang, kelompok masyarakat, lembaga atau organisasi yang melakukan penodaan agama dan atau perbuatan yag dapat mengganggu kerukunan umat beragama termasuk radikalisme dan terorisme, baik secara terang-terangan maupun tersembunyi, maka Negara dan atau Pemerintah harus menindaknya secara tegas sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.
2. Pemerintah berkewajiban mendorong sosialisasi nilai nilai agama yang terkait dengan pembinaan akhlak bangsa sejak usia dini dalam setiap kegiatan pembangunan. Bersaman dengan itu, diperlukan sanksi yang tegas terhadap berbagai pelanggaran akhlakul karimah dengan diawali adanya Gerakan Nasional Pembinaan Akhlak Bangsa yang bersumber dari nilai nilai agama yang disponsori oleh Pemerintah dan atau terutama melalui gerakan pemeberantasan buta aksara al-Quran pada lembaga pengembangan Tilawatil Quran di setiap tingkatan.
3. Para ulama menguatkan keinginan Pemerintah untuk meningkatkan status pengelolaan pengaturan wakaf di Bumi Tegar Beriman, termasuk pengelolaan Pusat Dakwah Islam dan pelayanan haji terpadu secara profesional.
4.   Pengelola Amil Zakat, baik Baznas maupun Laznas diminta agar melakukan konsultasi kepada ulama dalam setiap pengambilan kebijakan terkait dengan masalah fiqih zakatnya.
5.      Untuk mencegah terjadinya pernikahan usia dini yang berdampak pada hal yang bertentangan dengan tujuan dan hikmah pernikahan, Pemerintah, Ulama dan masyarakat diminta untuk memberikan sosialisasi tentang hikmah perkawinan dan menyiapkan calon mempelai, baik laki laki maupun perempuan.
6.      Masyarakat muslim dihimbau untuk menghindari produk yang belum jelas kehalalannya.
7.      Pemerintah perlu segera mengangkat guru agama Islam sesuai kompetensinya, untuk seluruh lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, serta perlu penghapusan segala diskriminasi dalam praktek penyelenggaraan pendidikan, tidak membedakan bedakan pendidikan agama dan dengan pendidikan umum di Bumi Tegar Beriman.
8. Memilih pemimpin yang beriman dan bertaqwa, jujur, terpercaya, aktif dan aspiratif, mempunyai kemampuan dan memperjuangkan kepentingan umat Islam hukumnya adalah wajib.

9.      Pemerintah dan penyelnggara Pemilu perlu meningkatkan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu agar partisipasi masyarakat dalam menunaikan hak pilihnya dapat meningkat.
 
back to top