Minggu, 23 Juli 2017

TUGAS RESUME AJENG UMARO PCNU KAB. BOGOR

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan resume : 22 Juli 2017
Nama               : Ajeng Umaroh,S.Pdi
Utusan             : PCNU Kabupaten Bogor
Kelompok       : IV (Empat)
Mata Kuliah    : Ulumul Fiqih
Dosen              : Akhmad Maksudi
Tanggal Materi:15 Juli 2017
-        Ijtihad menurut Luhot ialah menerapkan segenap kemampuan.
Ijtihad istilah mengerahkannya seorang faqih(ahli fiqih, orang yg paham ilmu fiqih) terhadap kemampuannya untuk menghasilkan dugaan(DZON dengan menggunakan hukum sara).
Ijtihad menurut definisi yang lain ialah mengarahkan hal yang di teliti (di Ijtihadi untuk mencapai tujuan dari segi Istidlal).
-        Mujtahid adalah seorang yang menguasai ilmu Al-Qua’an beserta metode pemakaiannya, menguasai ilmu hadist beserta metode pemakaiannya, dan juga menguasai teks buku (matan) beserta metodenya dan harus juga menguasai dalil qiyas serta mengetahui pendapat-penadapat dari orang lain.
-        Taklid adalah mengikuti kaum mujtahid yang tidak terdapat dalil-dalilnya
Sarat Taklid mengetahui  mukalidnya benar-benar orang yang mengerti tentang masalah.
Bertaklid sebelum menyelesaikan masalah dan mengetahui bahwa mukalidnya adalah mujtahid yang bisa mengkondisikan fatwa
-        Al-qur’an dan Sunah adalah sandaran madhab, mujtahid  madhab boleh ditaklid dalam masalah fiqih.
-        Mujtahid fatwa adalah ulama yang mampu mengakomodir seluruh pendapat-pendapat dari berbagai kalangan.
-        Mujtahid Mutlak adalah para sahabat Rosulallah Sallalahu Alayhi Wasalam.

-        Masalah furu’iyah yang ada janganlah dijadikan sebagai pemicu konflik. perbedaan merupakan suatu anugerah dan Rahmat dari Allah Subhanahu Wata’ala.


   
Ajeng Umaroh
Tanggal penyerahan resume : 22 Juli 2017
Nama               : Ajeng Umaroh,S.Pdi
Utusan             : PCNU Kabupaten Bogor
Kelompok       : IV (Empat)
Mata Kuliah    : Ulumul Fiqih
Dosen              : Akhmad Maksudi
Tanggal Materi:15 Juli 2017
-        Ijtihad adalah mengerahkan atau mengupayakan seluruh kemampuan untuk mencapai tujuan yang dimaksud
-        Mujtahid adalah seseorang yang mengetahui Al-Qua’an,Sunah beserta maknanya. Mujtahid mutlak adalah para sahabat.
-        Taklid adalah mengikuti kaum mujtahid yang tidak terdapat dalil-dalilnya
Sarat Taklid mengetahui  mukalidnya benar-benar orang yang mengerti tentang masalah.
Bertaklid sebelum menyelesaikan masalah dan mengetahui bahwa mukalidnya adalah mujtahid yang bisa mengkondisikan fatwa
-        Al-qur’an dan Sunah adalah sandaran madhab, mujtahid  madhab boleh ditaklid dalam masalah fiqih.
-        Mujtahid fatwa adalah ulama yang mampu mengakomodir seluruh pendapat-pendapat dari berbagai kalangan.
-        Masalah furu’iyah yang ada janganlah dijadikan sebagai pemicu konflik. perbedaan merupakan suatu anugerah dan Rahmat dari Allah Subhanahu Wata’ala.



Ajeng Umaroh
Tanggal penyerahan resume : 22 Juli 2017
Nama               : Ajeng Umaroh,S.Pdi
Utusan             : PCNU Kabupaten Bogor
Kelompok       : IV (Empat)
Mata Kuliah    : Ulumul Hadits
Dosen              : K.H.Sanusi Ashari
Tanggal Materi:15 Juli 2017
K.H.Sanusi Ashari adalah sosok ulama yang langka untuk saat ini, beliau sangat tawadhu’ dalam bidang keagamaan khususnya di Bumi Tegar Beriman Kabupaten Bogor
Beliau :
Lahir, Tahun                : 1942
Lulus SR, Tahun         : 1954
Lulus SMP, Tahun      : 1956
Lulus Gontor,Tahun    : 1962
K.H.Sanusi Ashari pernah juga menjabat sebagai ketua MUI selama dua periode, sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat selama tiga periode, dari utusan partai GOLKAR (Golongan Karya) . beliau juga pernah nyantri di Pesantren K.H Sholeh Ma’mun Serang Banten.
Ada cerita menarik beliau, sewaktu belajar di Gontor, yaitu :Dikala sedih suka menangis dibawah pohon sawo yang rindang, jika mengirim surat kepada orang tuanya selalu dibalas dengan paketan berupa Makanan atau barang-barang kesukaan beliau. Yang lebih unik lagi beliau sampai sekarang tidak punya “IJAZAH” AKademisi.
Ajeng Umaroh
Tanggal penyerahan resume : 22 Juli 2017
Nama               : Ajeng Umaroh,S.Pdi
Utusan             : PCNU Kabupaten Bogor
Kelompok       : IV (Empat)
Mata Kuliah    : SG Islam & Perdamaian Dunia
Dosen              : Prof.Der.Soz Gumilar
Tanggal Materi:15 Juli 2017
1.      Perdamaian umat manusia oleh fakta bawah, semakin cepat dan mencengangkannya kemajuan dan perkembangan zaman dimuka bumi ini.
Disekitar ribuan tahun akhir ini kita mencatat lahirnya perkembangan peradaban yang terjadi di beberapa belahan bumi penting, diantaranya di Amerika Tengah (Indian Aztec),Timur Tengah (Sungai Tigris Irak) , Asia Tengah (China) dan Mediterania (Yunani).
2.      Revolusi peradaban paling menakjubkan terjadi di 50 tahun terakhir ini dan kita mengamati fenomena luar biasa di rentang 25 tahun terakhir, yaitu perkembangan ITC yang membawa manusia pada “Penciutan” ruang, waktu   dan jarak.
3.      Pilar penting dari munculnya “peradaban modern”  adalah penguasaan ilmu dan teknologi, soft-power, hard military power, kekuatan ekonomi keluarga, Negara  dan Swasta. Hal yang menjadi pengendali gejala tersebut adalah spiritualisme, yang hadir dengan format  yang dapat dipahami   oleh bahasa jaman.
4.      Islam sebagaitata nilai, anugerah terindah yang dirancang oleh Sang Khalik (Allah Subhanahu Wata’ala) untuk melingkupi rentang waktu dan sebagai rahmat bagi alam semesta. Semestinya tidak kalah dan tenggelam oleh ulah umat manusia, jadi siapa yang bertanggung jawab atas terjaganya cahaya Ilahi Robbi? Tentunya  adalah “ Ulama”
5.      Ulama  adalah pewaris non genetik Nabi Muhammad Shollallohu’alaihi wassalam. Mewarisi ilmu nabi , menjaga umat hingga akhir jaman, mereka mozaik akhlak Rasul, yang setiap saat dapat dipakai untuk bercermin,  bersolek  bagi kecantikan budi pekerti bagi umat manusia, sejauh mana mereka dapat menyampaikan tablighnya ke umat,  sejauh mana menguasai teknologi digital era masa kini dan masih banyak yang lainya. Subhanallah alangkah berat dan sangat mulianya beban ulama masa kini untuk menjawab tantangan “ERA GLOBALISASI”






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top