"من عرف نفسه فقد عرف ربه"
Oleh : C. Bustomi MUI Kec. Dramaga
“BISMILLAAHIRROHMAANIRRAHIIM”
Ketika kita berfikir orang lain tak pernah menghargai kita, namun sudahkah
kita menghagai diri kita sendiri...?, Sebaiknya kita harus belajar menghagai
diri kita sendiri sebelum kita mengharap orang lain menghargai diri kita.
Cobalah untuk jujur pada diri sendiri, selalu jujur pada diri sendiri tentang
prinsip yang sedang kita pegang saat ini, tetap berpegang teguh pada prinsip
diri yang kita miliki saat ini. karena orang-orang akan lebih menghargai orang
yang memiliki prinsip pada dirinya sendiri daripada orang yang hanya ingin
menjadi pengikut dari orang yang mereka kagumi. Dan cobalah untuk mengubah pola
pikir kita yang seharusnya sudah berhenti untuk memikirkan hal-hal yang negatif
tentang diri kita sendiri, berusahalah memahami bahwa setiap orang pasti memiliki
kekurangan yang tidak bisa di pungkiri oleh siapapun. Namun cobalah kita lihat
di sisi kelebihan kita setidaknya kita masih tetap berusaha menutupi kekurangan
kita dengan kelebihan yang kita miliki. Jangan menyia-nyiakan hidup kita dengan
selalu berfokus pada hal-hal negatif yang ada pada diri kita. Dengan mengubah
pola pikir kita dari tumpukan hal yang negatif kepada hal-hal yang positif
tentang diri kita, dengan ini kita mampu berusaha untuk lebih menghargai diri
kita.Pada prinsip diri yang kita miliki saat ini. karena orang-orang akan
lebih menghargai orang yang memiliki prinsip pada dirinya sendiri daripada orang
yang hanya ingin menjadi pengikut dari orang yang mereka kagumi. Dan cobalah
untuk mengubah pola pikir kita yang seharusnya sudah berhenti untuk memikirkan
hal-hal yang negatif tentang diri kita sendiri, berusahalah memahami bahwa
setiap orang pasti memiliki kekurangan yang tidak bisa di pungkiri oleh
siapapun. Namun cobalah kita lihat di sisi kelebihan kita setidaknya kita masih
tetap berusaha menutupi kekurangan kita dengan kelebihan yang kita miliki.
Jangan menyia-nyiakan hidup kita dengan selalu berfokus pada hal-hal negatif
yang ada pada diri kita. Dengan mengubah pola pikir kita dari tumpukan hal yang
negatif kepada hal-hal yang positif tentang diri kita, dengan ini kita mampu
berusaha untuk lebih menghargai diri kita .
“Penerimaan diri”, penerimaan diri apa adanya adalah modal, Mengenal
diri meerupakan salah satu ciri khas manusia, sebagai makhluk istimewa,
terutama karena memiliki akal budi dan kehendak bebas. Mengenal diri adalah
suatu keberhasilan memahami hal-hal yang penting tentang diri sendiri dan orang
lain, yang membantu dalam usaha membangun sikap baik dan positif, mau menerima
dan mengembangkan diri sendiri dan orang lain.
Utamanya : mengenal kepribadian, watak , bakat dan potensi, dan dapat
menerima keadaan diri secara tenang dengan segala keleihan dan kekurangan yang
dimiliki oleh diri sendiri. Dan terbebas dari rasa bersalah, rasa malu, dan
rasa rendah diri karena keterbatasan diri.
Namun cobalah untuk tetap
mendengarkan tentang suara hati kita, karena terkadang suara hati kita tidak
akan membohongi kita. Suara hati itu akan seketika berontak ketika kita mulai
tidak bisa menghargai diri kita sendiri, ketika kita mulai membandingkan diri
kita dengan yang lain, di situlah hati ini akan merasa berontak. Karena hati
kita akan merasa ini tidak adil karena setiap manusia memiliki kelebihan dan
kekurangan masing-masing. Mungkin hanya karena kebiasaan manusia yang sering
membanding-bandingkan. Tetaplah berusaha untuk selalu bersyukur, selalu
bersyukur dengan apa yang telah kita miliki. Banyak orang yang selama ini
terjebak dalam dalam keteledoran diri, mereka lupa bagaimana mensyukuri tentang
apa yang telah mereka miliki. Selalu merasa kurang sehingga lupa bagaiman
caranya bersyukur, dan tak mampu memahami bagaimana menghargai diri nya
sendiri.
Belajarlah dengan ikhlas, karena
dengan keikhlasan kita mampu mempermudah semua hal dalam hidup kita, jangan
membuat semua hal dalam hidup ini menjadi semakin sulit, karena sesungguhnya
hidup ini sangat indah dengan keikhlasan yang lapang. Tetap berusaha untuk
menjadi pribadi yang lebih baik, karena kita bukan sebuah makhluq yang
individualis namun kita hidup bermasyarakat, kita butuh di hormati dan kita
juga harus mampu menghormati orang lain. Akan terasa sulit untuk menghormati
orang lain ketika belum mampu menghargai diri kita sendiri. Jangan mengharapkan
untuk di hormati ketika kita belum mampu menghormati.
Yakin kan diri kita untuk mencari
dunia yang positif dengan lingkungan yang positif, dimana kita mampu lebih
menghargai diri kita sendiri, ingin berusaha dengan memperbaiki diri kita
sendiri, dan tetap menjadi jati dirinya sendiri. Lingkungan yang positif akan
menciptakan pengalaman yang lebih baik dan akan memberi kita lebih banyak hal
untuk lebih menghargai diri kita sendiri.
Bukankah sudah waktunya kita
memperlakukan diri kita sebagai orang yang spesial? Cobalah katakan pada diri
kita “aku bersyukur pada diriku ini “ mencoba untuk menghargai diri sendiri.
فنسأل المنان أن يجيرنا من الريا مضاعفا أجورنا

Tidak ada komentar:
Posting Komentar