Jumat, 28 Juli 2017

RESUME MINGGU KE-2 HILAL HAMDI MUI CIAWI

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan  : 29 Juli 2017
Nama  : Hilal Hamdi
Utusan  : MUI  Ciawi
Acara    : Bahtsul Matail
Pembicara  : Drs. Hj. Ade Munawaroh Yasin, SH. MA (anggota dewan DPRD Kab. Bogor)                                           : Drs. KH. Rafani Akhyar,MSi (Sekum MUI Jabar)
Jenis Tugas  : Resume
Tgl materi  : 22 Juli 2017
Bahtsul matsail yang dihadiri oleh dua pembicara ini berlangsung dengan lancar. Acara ini dimulai dengan pembukaan, sambutan ketua MUI Kab. Bogor KH. Dr. Mukri Aji, MA. MH dan ditutup dengan doa oleh KH. Sanusi Azhari.
Drs. Hj. Ade Munarawoh Yasin memaparkan materi sesuai dengan permintaan panitia PKU II dan materi ini merupakan keahlian beliau dalam dunia pekerjaannya sebagai anggota dewan Kab. Bogor yaitu tentang Menakar Posisi Strategi Kabupaten Bogor dalam Pembangunan Jawa Barat.
Beliau mengatakan bahwa ilmu tanpa agama akan menjadi buta dan agama tanpa ilmu akan menjadi lumpuh. Salah satu tugas pemimpin adalah menjawab tantangan, jadi ketika ada masalah, pemmimpin jangan sampai lari permasalahan. Karena tugas pemimpin atau anggota dewan adalah:
  1. membuat aturan untuk mengatur masyarakat pada umumnya,
  2. sebagai controlling kepala bupati,
  3. sebagai Budgeting atau sebagaipenyusun anggaran.
Selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa ada lima strategi kebijakan legislasi untuk pembangunan Kab. Bogor:
  1. Mengidentifikasi seluruh perda izin, retribusi, pajak dll
  2. Memperbaharui perda tentang hal-hal yang terkait dengan objek strategi pembangunan
  3. Memperbanyak perda tentang tata ruang kecamatan
  4. Merancang perda baru
  5. Melakukan sosialisasi perda kepada organisasi bisnis.
Perda ini tidak boleh bertentangandengan perda yang di atas dan perda merupakan suatu kearipan local, tegas beliau.
Setelah Drs. Hj.Ade Munawar Yasin selesai, maka pembicara kedua Drs. Rafani Akhyar, MSi naik dan berfungsi sebagai pembicara kedua.
Beliau menyampaikan tentang Pembinaan Kerukunan Ummat Beragama Jawa Barat.
Ternyata Kabupaten Bogor menjadi contoh keharmonisan Ulama dan pemerintahnya. Karena Ulama dan pemerintahnya sanggup berjalan bersama, bekerjasama dalam membina ummat dan mayarakat.
Agama harus dijadikan sebagai inspirasi kehidupan oleh para penganut-penganutnya bahkan oleh penganut-penganut yang lainnya karena agama islam merupakan satu-satunya  agama langit yang masih jaya.
Sampai-sampai agama islam menjadi ruh lahirnya dasr Negara Indonesia yaitu pancasila, bahkan para ulama melahirkan fatwa pada tahun 2006 di Gontor bahwa NKRI dalam kacamata MUI adalah sudah final.
Untuk merukunkan masyarakat yang berbeda latarbelakang keyakinan dan aqidahnya, ini memerlukan menejemen yang tertata jangan hanya asal-asalan karena bisa jadi bukan akan menjadi rukun akan tetapi malah semakin runyam.
Karena menurut mereka yang menganut kepercayaan dijawabarat, bahwa mereka itu lebih adalah agama asli nusantara sedang mereka(Islam)adalah agama pendatang/impor.
Di Jawa barat sendiri ada 144 aliran dan hanya baru empat aliran yang ditangani oleh MUI Jawa Barat.
Ternyata maih banyak tuga kita untuk merukunkan kehidupan bermasyarakat ini. Mungkin umur/usia kita tidak cukup untuk untuk menyelesaikannya, pastinya akan kita wariskan kepada anak cucu kita untuk melanjutkannya.




Tanggal penyerahan  : 29 Juli 2017
Nama  : Hilal Hamdi
Utusan  : MUI  Ciawi
Mata Kuliah    : Ulumul Hadits
Dosen    : KH. Sanusi Azhari
Jenis Tugas  : Resume
Tgl materi  : 22 Juli 2017

  1. Hadits Mutawatir
adalah hadits yang diriwayatkan oleh perowi yang lebih dari 40, dan mustahil mereka sepakat untuk berdusta. Dan hadits ini disandarkan pada indra yang dapat digunakan.
Hadits mutawatir ini terbagi menjadi:
  1. Hadits mutawatir lafdzi
  2. Hadits mutawatir ma’nawi
  3. Haadits mutawtir lafdzi dan ma’nawi.
Contoh hadits mutawatir:
عن سماك عن عبد الرحمن بن عبد الله بن مسعود عن أبيه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من كذب علي متعمداً فليتبوأ مقعده من النار
  1. Hadits Ahad
Adalah hadits yang tidak mencapai derajat mutawatir.
Hadits ahad terbagi menjadi dua:
  1. Hadits mashur
Hadits mashur adalah hadits yang diriwayatkan oleh tiga orang atau lebih.
Contoh hadits mashur:
عمرو وعنده القوم حتى جلس عنده فقال أخبرني بشيء سمعته من رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم، فقال سمعت رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم يقول المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده
  1. Hadits Aziz
Adalah hadits yang hanya diriwayatkan oleh dua orang perowi.
Contoh hadits aziz:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ





Tanggal penyerahan  : 29 Juli 2017
Nama  : Hilal Hamdi
Utusan                : MUI  Ciawi
Dosen  : KH. Rosyadi
Mata Kuliah  : Tafsir Tematik
Jenis Tugas  : Resume
Tgl materi  : 22 Juli 2017

Sosok kyai muda 38 tahun, lulusan pesantren ini, mengisi mata kuliah Tafsir Tematik. Tafsir tematik ini masih tergolong jenis tafsir yang masih sedikit pengarangnya.
Menurut Beliau, tafsir tematik ini sebenarnya muncul pada saat Nabi saw masih hidup, tapi kenapa tafsir ini masih sangat sedikit sekali yang mencoba untuk menyusunnya. Bahkan di Indonesia yang dipublikasikan atau diperbanyak baru tafsir yang diprakarsai oleh lembaga pentashih Al-Quran yang ada di Taman Mini Indonesia Indah(TMII).
Banyak kitab tafsir yang bermunculan dari kalangan para sahabat hingga zaman modern ini, kebanyakan tafir yang ada tergolong kedalam aliran tafsir tahlili.
Beliau KH. Rosyadi mencoba menyajikan tema Tafsir Maudu’I Fit Tijaroh atau Iqtishodiyah atau tafsir Ekonomi. Dalam tafsir ini Beliau mengutipempat ayat, yaitu QS. Annisa ayat 29, QS. Al-Baqarah ayat 198, dan QS. Al-Jumuah ayat 9-10.
Beliau juga menafsirkan kata Taqtuluu pada ayat 29 surat An-Nisa dengan “orang yang memakan makanan haram itu ama dengan bunuh diri.
Beliau juga memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan daripeserta PKU II, diantaranya adalah hokum arisan yang cenderung boleh dan sahnya jual beli motor atau rumah yang sudah lunas dengan bank dengan berbagai akad yang menjadikan riba. Dengan catatan tidak akan mengulangi lagi.



Tanggal penyerahan  : 29 Juli 2017
Nama  : Hilal Hamdi
Utusan  : MUI  Ciawi
Acara    : Seminar
Pembicara  : Dr. Wawan Heri Purwanto
Jenis Tugas  : Resume
Tgl materi  : 22 Juli 2017

Zaman selalu berkembang dan berubah, ada yang berubah menjadi maju dan berkembang lebih baik, ada pula yang sebaliknya.perkembangan era globaliasi semakin menekan proses perkembangan akulturasi budaya bangsa. Interaksi kita dengan orang-orang asing pun akan mempengaruhi budaya kita, kita akan banyak mencontoh gaya hidup mereka, apalagi gaya hidup orang barat, ini sangat mempengaruhi budaya-budaya kita shingga dengan sendirinya budaya kita terkikis dan mungkin akan tersapu bersih oleh budaya-budaya mereka.
Implementasi Nilai-nilai Pancasila
  • Setiap bangsa memiliki cita-cita yang perlu diwujudkan
  • Oleh karenanya untuk mewujudkan cita-cita tersebut diperlukanlah ketahanan nasional
  • Tegaknya suatu bangsa dan Negara adalah bentuk suatu kemerdekaan dan kedaulatan ebagai wujud kemandirian.
  • Amanat menegakkan NKRI dalam integritas sebagai system kenegaraan pancasila.

Tantangan Nasional
  • Program nasional mengalami distorsi nilai dari ajaran filsafat pancasila
  • Rakyat Indonesia mengalami degradasi wawasan nasional
  • Elit reformasi hanya mempraktekan budaya demokrasi liberal atas nama ham
  • NRI sebagai Negara hokum.





Tanggal penyerahan  : 29 Juli 2017
Nama  : Hilal Hamdi
Utusan  : MUI  Ciawi
Acara    : Ilmu Tauhid
Pembicara  : KH. Husnyddin
Jenis Tugas  : Resume
Tgl materi  : 22 Juli 2017

Kata tauhid merupakan kata yang sudah tidak asing lagi, namun metode pembelajaran disiplin ilmu ini sangat sedikit atau sulit kita jumpai dilembaga-lembaga formal atau non formal tahapan bawah.
Akan tetapi pada aplikasinya kita telah banyak dituntun sama orang tua kita untuk bertauhid yaitu mengenal dan mengesakan Alloh swt.
Mengenal Alloh swt adalah suatu keniscayaan bagi kita, karena tidak mungkin kita tidak mengenal siapa yang menciptakan dan memberi kita makan.
Dalam kitab zubad diterangkan bahwa mengenal Alloh swt itu adalah satu cabang ilmu yang paling pertama dan utama wajib kita pelajari, setelah itu baru ilmu-ilmu yang lainnya seperti fikih dan lain-lain.
Sebenarnya ilmu tauhid dan ilmu tasawuf adalah dua kata yang tidak dapat dipisahkan karena kedua-duanya sama-sama berbicara/membicarakan Alloh. Tauhid merupakan aplikasi sedang tasawuf bentuk pengamalannya.
Ilmu tasawuf dikenal juga dengan ilmu batin yakni merupakan cabang ilmu yang termasuk kategori tinggi derajatnya.
Ilmu tasawuf juga merupakan ilmu pembuka dari cabang ilmu syariat, sebaiknya barangsiapa yang akan belajar ilmu syariat maka ia terlebih dahulu mempelajari ilmu tasawuf.



REFLEKSI

Sungguh merupakan hari yang sangat membahagiakan dan sekaligus mendebarkan, bahagia saat bertemu dan berkumpul dengan teman-teman, sama-sama mencari ilmu, mencari kebenaran.
Dan mendebarkan saat ditunjuk oleh MC untuk maju memberikan kultum subuh yang itu tidak pernah kami persiapkan walau itu sudah biasa.
Pertemuan semakin akrab dengan teman-teman dengan acara makan sambil tukar pikiran yang diselingi canda-canda yang membuat tertawa dan saat-saat refresh malam hari setelah acara selesai, ternyata teman-teman itu memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang hebat-hebat.
Semoga kami pun bisa sehebat mereka…..semangat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top