Jumat, 11 Agustus 2017

REFLEKSI MINGGU KE-4 ZAHRATUSSA'ADAH MUI CITEUREUP

Tidak ada komentar:
Tgl Penyerahan Resume      : 12 Agustus 2017
Nama                                      : Zahratussa’adah
Utusan                                    : MUI Citeureup
Jenis Tugas                            : Refleksi
Tgl Materi                              : 5 Agustus 2017

TERKIKISNYA RASA KEMANUSIAAN
Belum lama ini, kita di kejutkan oleh peristiwa “Main Hakim Sendiri”. Peristiwa yang mengejutkan hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia ini terjadi di daerah Bekasi, Jawa Barat. Tersulut nya emosi sebagian orang terhadap seseorang yang di duga telah mencuri amplifier mushola warga ini menyisakan penyesalan yang amat dalam. Pasalnya, seseorang yang diduga warga telah mencuri amplifier ini tega di bakar hidup-hidup oleh sebagian warga yang tersulut emosinya, bahkan di kabarkan bahwa seseorang yang berinisial MA sebagai terduga pencurian ini meninggalkan seorang istri yang sedang hamil dan seorang anak laki-laki nya yang masih kecil. Sontak hal ini pun menjadi sorotan banyak pihak, berbagai ormas yang mengatas namakan kemanusiaan pun ikut turun andil membantu istri dan anak dari korban kebiadaban manusia yang sok main hakim sendiri, baik bantuan material maupun non material. Bahkan sebagian pejabat Negara pun tak sedikit yang mengomentari hal ini bahkan ikut membantu istri korban.
Kejadian ini menyadarkan kita, bahwa kurang nya kesadaran warga akan keberadaan hukum di Indonesia, bahkan yang lebih di sesali dari kejadian tersebut adalah bukti terkikisnya rasa kemanusiaan antar manusia itu sendiri. Dalam presfektif agama, hal ini jelas sangat di larang, mengapa demikian? Karena dengan hal tersebut keadilan tidak akan di dapatkan, bahkan dalam agama pun urusan takaran hukum itu sangat di perhatikan. Namun memang kelemahan manusia dalam mengolah emosi pada keadaan yang mendesak seperti itu sangat dipertaruhkan, karena dalam keadaan emosi seperti itulah syetan justru sangat mudah menghasut manusia untuk melakukan hal yang lebih buruk lagi.


Jadi kesimpulan nya, marilah kita saling mengingatkan, jika ada pelaku kejahatan yang tertangkap basah melakukan kejahatannya, hendak nya kita serahkan kepada pihak berwajib, jangan sampai sebagai seorang muslim kita melakukan ketidak adilan dengan main hakim sendiri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top