Selasa, 08 Agustus 2017

Refleksi 4_ sulamunajat Utusan MUI Tanjungsari

Tidak ada komentar:

Tgl penyerahan resume  : 12 agustus 2017
Nama                                  : Encu sulamunajat
Utusan                                : MUI Tanjungsari
Judul                                   :  Berakhlaq dgn Akhlaq Allah
Jenis Tugas                       : Refleksi
Tgl materi                           : 5 Agustus 2017

الرحمن الرحيم  adalah 2 nama Allah SWT yang paling menonjol  dan masyhur setelah lafadzh الله .kedua nama yang agung tersebut dibaca sebanyak 113 kali ketika mengawali bacaan al-quran yang tersirat dalam lafadz “ بسم الله الرحمن الرحيم “ ,dan dibaca tidak kurang dari 34x dalam sehari;yaitu setiap kali kita memulai rakaat .2 nama Allah SWT ini memiliki isyarat kekuatan pada jiwa manusia terlebih lagi dalam segala bentuk penghambaan kita kpd Allah yang terkandung di dalam nya peranan-peranan dari nama-nama NYA yang indah .
              Al-Imam Ghazali RA dalam kitabnya  المقصد الأسني في أسماءالله االحسني” menjelaskan 2 nama ini “الرحمن الرحيم  “ Beliau berkata : “ adapun peranan seorang hamba dari nama “الرحمن “ ; agar ia mengasihi hamba-hamba Allah yang lalai,lalu menuntunnya dari jalan kelalaian menuju Allah SWT dgn cara menasehati dengan penuh kelemah lembutan tanpa di dasari kekerasan apalagi tindak kriminal.sehingga ia melihat kpd orang yang bermaksiat dengan pandangan penuh kasih sayang bukan pandangan penghinaan ,dimana itu bisa menjerumuskannya dalam kemaksiatan yang sama . lalu iapun melihat dalam setiap maksiat yang terjadi di alam semesta seperti kemaksiatan milik jiwanya  ,sehingga ia terus menerus berusaha dengan batas kemampuannya untuk menghilangkan maksiat tersebut,karen jiwa kasih sayangnya kpd mereka yang bermaksiat ,agar mereka tidak terancam kemurkaan Allah SWT.
                   Dan peranan hamba dari nama Allah “الرحيم “yaitu ; ia tidak akan membiarkan seorang fakir yang membutuhkan kecuali ia memenuhi kebutuhannya sebatas kemampuannya ,dan ia tidak akan membiarkan seorang fakir dinegaranya bahkan disampingnya kecuali ia berdiri menolongnya dan mengatasi kefakirannya ,dengan harta maupun kedudukannya ,atau dgn cara meminta tolong kpd orang lain untuknya ,namun apabila ia tidak mampu melakukan itu semua ,cukuplah dengan mendoakan si fakir itu ,menunjukan rasa sedih dan rasa iba kpdnya,sampai seakan-akan ia menjadikan kefakiran kesusahan dan kesedihan mereka sebagai bagian dirinya
 
      من لا يَرحم لا يُرحم   “ barang siapa tidak mengasihi maka ia tidak akan dikasihi”
      “ إنما يرحم الله من عباده الرحماء “sesungguhnya Allah mengasihi dari hamba-hambaNYA mereka para pengasih .   
         “إرحموا من في الأرض يرحمكم من في السماء  "    kasihilah siapa saja yang ada di muka bumi niscahya mengasihi kalian siapa yang ada dilangit.
          Bahkan kasih sayang aseorang mumin tidak hanya terhenti kpd manusia yang bisa berbicara saja,melinkan kpd hewan yang tidak dapat berbicara,karena ia tahu bahwa ia akan dipertanggung jawabkan oleh Tuhannya ,sedangkan Rasulullah SAW telah mengkabarkan kpd para sahabatnya Beliau bahwasannya pintu-pintu surga dibuka bagi seorang perempuan malam memberi air minum kpd seekor anjing yang kehausan maka Allah SWT mengampuninya ;dan bahwasannya pintu pintu neraka dibuka bagi seorang perempuan yang mengurung seekor kucing sampai mati dgn tanpa memberikannya makan atau mencari makan sendiri dari serangga-serangga yang ada dibumi,
    Maka apabila hukuman tersebut ditujukan kpd  seorang perempuan yang mengurung seekor kucing tanpa dosa ,maka bagaimana dengan hukuman mereka yang mengurung puluhan ribu anak cucu adam dgn tanpa haq ,hanya dikarenakan mereka mengucapkan Tuhan kami "  الله"    .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top