Selasa, 11 Juli 2017

Orasi Ilmiah

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan resume    : 15 Juli 2017
Nama                                       : Muhamad Yusup, S.Pd                    
Utusan                                     : MUI Rancabungur
Mata Kuliah                            : Orasi Ilmiah
Dosen                                      : Drs. H. Lukman Hakim Syaifudin
Jenis Tugas                              : Resume
Tgl Materi                               : 13 Juni 2017

Pendidikan Kader Ulama (PKU) merupakan tradisi pengkaderan yang sangat bermanfaat yang diadakan oleh MUI Kab. Bogor dan Pemkab Bogor merupakan suatu jawaban terhadap tantangan zaman sehingga ulama yang siap menghadapi perubahan zaman dalam era digital. Nilai-nilai dan syariat Islam hanya bisa diamalkan pada kondisi masyarakat damai. Bila kondisi tidak aman maka jangankan melaksanakan syariat islam malah orang dipaksa melanggar syariat. Kondisi Negara yang aman hanya bisa dilaksanakan bila setiap orang saling menghargai keragaman. Keragaman merupakan ketetapan Alloh S.W.T
Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan konsensus bersama seluruh rakyat Indonesia. Para pejuang yang sebagian besar ulama bertekad menjaga keutuhan NKRI ditengah keragaman. Keberagaman merupakan berkah dari Alloh agar manusia memiliki pilihan. Seorang yang berilmu merupakan orang yang arif dan semakin bijak. Dalam konteks keberagaman dalam bangsa Indonesia, Pancasila merupakan alat pemersatu yang digali dari nilai-nilai agama. Bukan saatnya lagi mempertentangkan antara agama dan pancasila. Sebagai contoh adanya alinea ke 3 dalam pembukaan UUD 1945 ingin menegaskan bahwa kemerdekaan adalah rahmat dari Alloh.

Konstitusi atau peundang-undangan di Indonesia sangat kental dengan nuansa religius, seperti contoh dalam pasal 9 presiden bersumpah atas nama agama. Pasal 29 disebutkan bahwa Negara berdasarkan Ketuhanan YME. Sistem peradian di Indonesia dikenal ada peradilan agama. Dalam pasal 31 UU SISDIKNAS bertujuan meningkatkan iman dan taqwa. Kita juga di tuntut untuk memelihara, menjaga dan merawat NKRI yang diwaiskan oleh para ulama. Kita sebagai bagian dari warga dunia yang tidak ada batasan harus mewaspadai paham-paham yang bertentangan dengan agama dengan cara menanamkan realitas wawasan Ahlusunnah yang sesuai dengan kultur bangsa Indonesia yang moderat dan menjunjung kearifan local bangsa Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top