Jumat, 14 Juli 2017

Tidak ada komentar:
Tgl Penyerahan Resume : 15 Juli 2017
Nama : Zahratussa’adah
Utusan : MUI Citeureup
Mata Kuliah : Pembukaan PKU XI
Jenis Tugas : Resume
Tgl Materi : 13 Juni 2016


PEMBUKAAN PKU ANGKATAN KE- XI
PERAN ULAMA DALAM MENJAGA KEUTUHAN NKRI
Oleh : A. Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, SH, MH (Ketua Umum Kab. Bogor)
  • Pembentukan PKU oleh MUI kabupaten Bogor bertujuan membentuk para ulama yang berwawasan dalam bidang Keagamaan, Keindonesiaan, dan Kebogoran.
  • PKU tahun ini pun di tuntut untuk dapat mengikuti kemajuan teknologi, oleh karenanya PKU ke XI ini mengusung tema “Creating Ualama With The Global Insight” memiliki kemampuan dalam bidang  
Oleh : Hj. Nurhayanti (Bupati Bogor)
  • Kabupaten bogor memiliki harapan dengan bertebarannya para kader ulama di seluruh kecamatan dapat membangun kesholehan social ditenganh masyarakat akan mencapai tujuannya, demikian pula ketahanan moral umat akan semakin meningkat dan terkendali di semua lini
  • Ulama dan umaro harus menjadi kesatuan yang saling mendukukng dan menguatkan dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

Oleh : KH. Lukman Hakim Saifudin (Menteri Agama RI)
  • Orang yang berilmu itu semakin banyak ilmu ny amaka akan semakin bijak pemikirannya
  • Tantangan ulama semakin hari semakin berubah sehingga ulama dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan zaman
  • Menjaga kedamaian negara menjadi suatu kewajiban demi lancarnya pembelajaran agama, karena syariat islam hanya bisa di implementasikan pada suasana yang damai. Hal tersebut lah yang membuat ulama terdahulu sangat menekankan untuk menjaga kedamaian tempat tinggal kita.
  • Keberagaman adalah sunatullah, maka yang di tuntut bukanlah menyegeramkan menjadi satu umat namun yang mesti dilakukan ialah bagaimana cara yang baik dan bijak dalam menyikapi keberagaman yang ada
  • Perbedaan yang terjadi pada imam-imam mazhab tidak lantas menjadikan mereka berselisih bahkan justru menjadi nikmat tersenduru karena hikmah dari perbedaan tersebut bermanfaat untuk setiap keadaan yang berbeda-beda
  • Kearifan adalah kata kunci bagaimana kita bisa menyikapi keberagaman, dan kearifan tersebut bisa di dapatkan oleh orang-orang yang alim
  • Saat ini bukan lagi wakunya untuk mempertentangkan keberadaan pancasila
  • Pancasila itu hakikatnya bersumber dari Al-Qur’an
  • Pada alenia UUD 1945 terdapat kalimat “atas rahmat Allah” hal ini membuktikan bahwa betapa rendah hatinya para pahlawan kemerdekaan
  • Lingkup peradilan : umum, tata usaha Negara, militer, dan agama.
  • Dalam UUD 1945 pasal 28 G ayat 2 pun di sebutkan bahwa “kebebasan bagi warga Negara ini terbatasi oleh hal-hal berikut: keamanan, moral, ketertiban umum, agama
  • Membuat filter atau penanaman paham pada diri lah yang mestinya dilakukan untuk menyikapi media social saat ini bukan menutup media social saja
  • Aku di utus bukan untuk menyebar rahmat tapi aku di utus untuk penyebar rahmat

Oleh : KH. Rachmat Syafe’I  (MUI Provinsi Jawa Barat)

  • Para ulama terdahulu telah sepakat dengan NKRI
  • Penerapan NKRI adalah hal yang sudah final, sehingga perlu adanya pencegahan penghianatan termasuk bughot atau pemberontak dan wajib di perangi oleh Negara
  • Perlu adanya pengawalan dalam mengimplementasikan fatwa MUI terkait bermuamalah dalam media social.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top