Tanggal penyerahan resume : 19 Agustus 2017
Nama : Hilal Hamdi
Utusan : MUI
Ciawi
Mata Kuliah : Stadium General
Dosen : Hazairin Sitepu
Jenis Tugas
: Resume
Tgl materi : 12 Agustus 2017
RESOLUSI ZAMAN
Ceo Radar Bogor ini, sudah bukan hal yang asing lagi untuk para
peserta PKU karena beliau sering mengisi kegiatan PKU dari angkatan-angkatan
sebelumnya.
Beliau lahir di Aambon paada 17 September 1964. Pendidikan beliau
yang dimulai daaari MI, MTs, PGA dan S1 IKIP Makasar.
Beliau menjelaskan bahwasannya saat ini sedang terjadi rovolusi
besar dibidang komunikasi media social(medsos) dan kita lah sebagai saksi dan
sekaligus sebagai actor resolusi itu, sebagai actor tentunya bisa merasakan
dari resolusi itu. Resolusi dapat berdampak baik dan dapat pula berdampak buruk
kepada pelakunya, tergantung bisa dan tidaknya kita menyikapi dari perubahan
itu sendiri. Kalau kita mampu menyikapi perubahan itu dengan bijak dan bisa
memanfaatkan perubahan itu untuk yang lebih baik maka kita akan merasakan
perubahan yang sangat berarti buat kita sehingga kita dapat lebih cepat untuk
maju, kalau kita tidak bisa menyikapi/kita hanya terbawa arus maka kita pun
akan merasakan dampak perubahan itu sehingga kita akan lebih cepat jatuh,
tertinggal dan terpuruk.
Informasi yang tersebar dinunia maya/medsos banyak yang hanya
bersifat kabar burung/Hoax yaitu kabar yang belum jelas dari siapa informasi
itu berasal dan pastinya tidak dapat dipertanggung jawabkan bahkan menurut
salahsatu peserta PKU hoax kebanyakan bermunculan dari pemerintah apalagi saat
pesta demokrasi akan dilaksanakan.
Lalu kenapa pemerintah tidak menangkap pembuat/penyebar hoax
tersebut?bahkan oknum pemerintah yang melakukan demikian juga harus ditangkap!
Menurut beliau, apabila isi berita hoax mengandung unsur pidana maka pelakunya
harus ditangkap dan diadili secara hokum yang berlaku tapi apabila berita itu
tiadak mengandung unsur pidana maka pelakunya tidak ditangkap.
Para ulama harus selalu kroscek terhadap berita-berita yang sampai
kepadanya jangan sampai berita yang ia terima ia terima apa adanya(tabayyun)
sebagaimana yang dijelaskan Aaalloh swt pada QS. Al-Hujurot ayat 13.
Dan sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw saat
menerima berita Aaaal-Haris dan Al-Walid yakni tentang zakat yang berbuntut
pada pidana, maka Nabi saw pun segera mengklirkan keadaan dengan mencari
informasi yang sebaik-baiknya sehingga bisa menetapkan hokum yang
seadil-adilnya.
Tanggal penyerahan resume : 19 Agustus 2017
Nama : Hilal Hamdi
Utusan : MUI
Ciawi
Dosen : KH. Sanusi Azhari
Jenis Tugas
: Resume
Tgl materi : 12 Agustus 2017
ISTILAH-ISTILAH DALAM ULUMUL HADITS
Dalam pertemuan ini, Beliau melanjutkan pembahasan sabtu yang lalu
yakni baru sampai pembahasan yang ke 30 yaitu pengertian hadits hasan dan
sekarang melanjutkan pada bagian yang ke 31 yaitu hadits doif.
1.
Hadits doif adalah sebaliknya dari hadits shohih dan hadits hasan
2.
Hadits qudsi adalah hadits yang maknanya dari Alloh tetapi redaksinya
dari Nabi saw
3.
Disahkan oleh oleh fulan adalah si fulan menganggap hadits ini
sebagai hadits shohih
4.
Disahkan adalah hadis yang dianggap sah oleh seseorang ahli hadits
5.
Dilemahkan aadalah hadits yang dianggap lemah oleh ahli hadits
6.
Ditambah adalah riwayat yang ada tambahannya, dan tambahan itu
bukan dari rowi tapi dari Nabi saw
7.
Tujuh adalah Ahmad, Bukhori, Muslim, Abu Daud, Ibn Majah, Tirmizi
dan Nasai
8.
Enam adalah Bukhori, Muslim, Abu Daud, Ibn Majah, Tirmizi dan Nasai
9.
Lima adalah Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, Tirmizi dan Nasai
10.
Empat adalah Abu Daud, Ibn Majah, Tirmizi dan Nasai
11.
Tiga adalah Abu Daud, Ibn Majah dan Tirmizi
12.
Muttafaq ‘Alaih adalah kesepakatan dua imam hadits yaitu imam
Bukhori dan imam Muslim.
Mugkin hanya itu saja yang bisa disampaikan, karena waktu yang
sudah habis, sehingga tidak bisa ada sesi Tanya jawab.
Tanggal penyerahan resume : 19 Agustus 2017
Nama : Hilal Hamdi
Utusan : MUI
Ciawi
Mata Kuliah : Tasawuf
Dosen : KH. Husnuddin
Tgl materi : 12 Agustus 2017
Lebih Dekat Mengenal Tuhan
1.
Tidak ada fasilitas yang dapat mendekatkan diri kepada Alloh dengan
cepat kecuali ‘uzlah
2.
Hati tidak akan pernah bersinah selama duniawi masih menempel
didalam hati seorang hamba
3.
Bagaimana bisa seorang hamba mendekat kepada Alloh sementara
kakinya masih terbekenggu oleh kesenangan dunia
4.
Bagaimana seorang hamba bisa hadir bersama Alloh sementara ia masih
kotor. Dalam hal ini beliau menjelaskan bahwa maqom pertama dan yang paling
utama bagi seorang suluk(orang yang menapak jalan tasawuf) adalah maqom taubat
5.
Dan bagaimana bisa seorang suluk dapat memahami rahasia Alloh
sementara ia belum taubat
6.
Dunia itu gelap dan Alloh lah sebagai penerangnya.
Tinggalkanlah dunia dan Raihlahlah Alloh, niscaya dunia tidak akan
pernah menghalangi perjalanan kita dan Alloh pun akan selalu bersama kita dalam
setiap keadaan, semoga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar