Kamis, 17 Agustus 2017

RESUME MINGGU KE-5 HILAL HAMDI MUI CIAWI

Tidak ada komentar:
Tanggal penyerahan resume      : 19 Agustus 2017
Nama                                        : Hilal Hamdi
Utusan                                      : MUI  Ciawi
Mata Kuliah                              : Stadium General
Dosen                                        : Hazairin Sitepu
Jenis Tugas                               : Resume      
Tgl materi                                  : 12 Agustus 2017

RESOLUSI ZAMAN

Ceo Radar Bogor ini, sudah bukan hal yang asing lagi untuk para peserta PKU karena beliau sering mengisi kegiatan PKU dari angkatan-angkatan sebelumnya.
Beliau lahir di Aambon paada 17 September 1964. Pendidikan beliau yang dimulai daaari MI, MTs, PGA dan S1 IKIP Makasar.
Beliau menjelaskan bahwasannya saat ini sedang terjadi rovolusi besar dibidang komunikasi media social(medsos) dan kita lah sebagai saksi dan sekaligus sebagai actor resolusi itu, sebagai actor tentunya bisa merasakan dari resolusi itu. Resolusi dapat berdampak baik dan dapat pula berdampak buruk kepada pelakunya, tergantung bisa dan tidaknya kita menyikapi dari perubahan itu sendiri. Kalau kita mampu menyikapi perubahan itu dengan bijak dan bisa memanfaatkan perubahan itu untuk yang lebih baik maka kita akan merasakan perubahan yang sangat berarti buat kita sehingga kita dapat lebih cepat untuk maju, kalau kita tidak bisa menyikapi/kita hanya terbawa arus maka kita pun akan merasakan dampak perubahan itu sehingga kita akan lebih cepat jatuh, tertinggal dan terpuruk.
Informasi yang tersebar dinunia maya/medsos banyak yang hanya bersifat kabar burung/Hoax yaitu kabar yang belum jelas dari siapa informasi itu berasal dan pastinya tidak dapat dipertanggung jawabkan bahkan menurut salahsatu peserta PKU hoax kebanyakan bermunculan dari pemerintah apalagi saat pesta demokrasi akan dilaksanakan.
Lalu kenapa pemerintah tidak menangkap pembuat/penyebar hoax tersebut?bahkan oknum pemerintah yang melakukan demikian juga harus ditangkap! Menurut beliau, apabila isi berita hoax mengandung unsur pidana maka pelakunya harus ditangkap dan diadili secara hokum yang berlaku tapi apabila berita itu tiadak mengandung unsur pidana maka pelakunya tidak ditangkap.
Para ulama harus selalu kroscek terhadap berita-berita yang sampai kepadanya jangan sampai berita yang ia terima ia terima apa adanya(tabayyun) sebagaimana yang dijelaskan Aaalloh swt pada QS. Al-Hujurot ayat 13.

Dan sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw saat menerima berita Aaaal-Haris dan Al-Walid yakni tentang zakat yang berbuntut pada pidana, maka Nabi saw pun segera mengklirkan keadaan dengan mencari informasi yang sebaik-baiknya sehingga bisa menetapkan hokum yang seadil-adilnya. 





Tanggal penyerahan resume      : 19 Agustus 2017
Nama                                        : Hilal Hamdi
Utusan                                      : MUI  Ciawi
Dosen                                        : KH. Sanusi Azhari
Jenis Tugas                               : Resume      
Tgl materi                                  : 12 Agustus 2017

ISTILAH-ISTILAH DALAM ULUMUL HADITS

Dalam pertemuan ini, Beliau melanjutkan pembahasan sabtu yang lalu yakni baru sampai pembahasan yang ke 30 yaitu pengertian hadits hasan dan sekarang melanjutkan pada bagian yang ke 31 yaitu hadits doif.
1.      Hadits doif adalah sebaliknya dari hadits shohih dan hadits hasan
2.      Hadits qudsi adalah hadits yang maknanya dari Alloh tetapi redaksinya dari Nabi saw
3.      Disahkan oleh oleh fulan adalah si fulan menganggap hadits ini sebagai hadits shohih
4.      Disahkan adalah hadis yang dianggap sah oleh seseorang ahli hadits
5.      Dilemahkan aadalah hadits yang dianggap lemah oleh ahli hadits
6.      Ditambah adalah riwayat yang ada tambahannya, dan tambahan itu bukan dari rowi tapi dari Nabi saw
7.      Tujuh adalah Ahmad, Bukhori, Muslim, Abu Daud, Ibn Majah, Tirmizi dan Nasai
8.      Enam adalah Bukhori, Muslim, Abu Daud, Ibn Majah, Tirmizi dan Nasai
9.      Lima adalah Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, Tirmizi dan Nasai
10.  Empat adalah Abu Daud, Ibn Majah, Tirmizi dan Nasai
11.  Tiga adalah Abu Daud, Ibn Majah dan Tirmizi
12.  Muttafaq ‘Alaih adalah kesepakatan dua imam hadits yaitu imam Bukhori dan imam Muslim.
Mugkin hanya itu saja yang bisa disampaikan, karena waktu yang sudah habis, sehingga tidak bisa ada sesi Tanya jawab.





Tanggal penyerahan resume      : 19 Agustus 2017
Nama                                        : Hilal Hamdi
Utusan                                      : MUI  Ciawi
Mata Kuliah                              : Tasawuf
Dosen                                        : KH. Husnuddin
Tgl materi                                  : 12 Agustus 2017

Lebih Dekat Mengenal Tuhan
1.      Tidak ada fasilitas yang dapat mendekatkan diri kepada Alloh dengan cepat kecuali ‘uzlah
2.      Hati tidak akan pernah bersinah selama duniawi masih menempel didalam hati seorang hamba
3.      Bagaimana bisa seorang hamba mendekat kepada Alloh sementara kakinya masih terbekenggu oleh kesenangan dunia
4.      Bagaimana seorang hamba bisa hadir bersama Alloh sementara ia masih kotor. Dalam hal ini beliau menjelaskan bahwa maqom pertama dan yang paling utama bagi seorang suluk(orang yang menapak jalan tasawuf) adalah maqom taubat
5.      Dan bagaimana bisa seorang suluk dapat memahami rahasia Alloh sementara ia belum taubat
6.      Dunia itu gelap dan Alloh lah sebagai penerangnya.
Tinggalkanlah dunia dan Raihlahlah Alloh, niscaya dunia tidak akan pernah menghalangi perjalanan kita dan Alloh pun akan selalu bersama kita dalam setiap keadaan, semoga.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top