Jumat, 21 Juli 2017

TUGAS REFLEKSI HM. SYUKRON HABIBY MUI CISARUA

Tidak ada komentar:
SISA USIA vis a vis LUASNYA ILMU
Sebuah Refleksi Diri


Benar rupaya petikan kalimat dari Sahabat Ali Bin Abi Thalib, “Waktu Bagaikan Pedang”. tiada terasa, telah lebih dari separuh umur telah saya lalui. atau bahkan tinggal menyisakan jauh lebih kecil dari setengahnya, karena umur tiada yang dapat menerka.
Ada satu hal yang menyisakan kegelisahan dalam beberapa waktu terakhir saya alami, saya merasa semakin bodoh diantara luasnya padang kelimuan yang tak terlihat batas tepinya.
Kemalasan bercampur pemanjaan teknolgi semakin melengkapi diri untuk tidak beranjak dari ketertinggalan. Dunia instan telah mencabik waktu dengan sangat halus dan menina bobokkan diri hingga semakin jauh dari batas kelimuan.
Pendidikan Kader Ulama memberikan saya sebuah harapan besar, bertemua dengan teman-teman yang berlimpah ilmu serta kurikulum yang terstruktur sangat baik adalah sebuah kesempatan yang luar biasa bagi saya. Allah rupanya telah mempertemukan dengan samudera ilmu untuk saya ambil sebagai tinta dalam tetesan-tetesannya.
Semakin mengikuti agenda perkuliahan, semakin terasa bodoh saja diri ini. Bertemu dengan para narasumber yang mampu membuka tebing kesombongan diri atas secuil kapasitas adalah anugerah. Di pertemukannya dengan para peserta yang memiliki kemampuan bacaan kitab klasik dan wawasan fiqih di atas rata-rata memacu adrenalin diri untuk kembali membuka tiap tatihan-tatihan yang sempat dilupakan. Kembali bertemu dengan kita-kitab kuning, qowaid-qowaid yg kembali hafal adalah sensasi yang “full tasted”.
Semoga saya mampu memanfaatkan kesempatan dan waktu yang Allah berikan, kemudian semoga Allah membukakan segala hijab keterbodohan dan membimbing dalam menyerap ilmu-ilmu yang masalahat.

Amiin Yaa Mujibas Sa’iliin

Presented by H. Muhammad Syukron Habiby
Utusan MUI Cisarua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top