Tgl Penyerahan resume : 30 September 2017
Nama : Abdul Wahab, S.Pd
Utusan : MUI Caringin
Mata Kuliah : Refleksi
JenisTugas : Refleksi
Makna Perjalanan Hidup Manusia
Seiring roda kehidupan yang terus berputar, kesadaran kita seringkali muncul seketika, disertai tekad untuk menjadi hamba-Nya yang benar-benar taat. Namun, padatnya rutinitas dengan berbagai persoalan yang kita hadapi sehari-hari, acap kali membuat kesadaran dan tekad itu pelan-pelan luntur bahkan sirna. Oleh sebab itulah, melalui tulisan ini, marilah kita berupaya secara lebih sungguh-sungguh memperbaharui iman dan ketaqwaan kita kepada Allah, memperbaiki kembali komitmen kita kepada Allah yang sering kita nyatakan berulang kali namun jarang diresapi, sebuah komitmen yang mestinya selalu menyertai setiap perjalanan hidup kita, sebagaimana yang selalu kita lafalkan di dalam shalat:
إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَالِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.
Setiap orang yang beriman pasti menyadari bahwa kehidupan di muka bumi ini bukanlah tanpa batasan waktu. Setiap orang menjalani kehidupan sesuai “kontraknya” masing-masing dalam batas waktu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Umur manusia berbeda satu dengan lainnya, begitu pun amal dan perbuatannya. Setiap mukmin akan menyadari bahwa ia tidak akan selamanya hidup dan tinggal di dunia ini; bahwa keberadaannya di alam ini hakikatnya sedang menempuh proses perjalanan panjang menuju kehidupan akhirat yang kekal dan hakiki. Sikap yang demikian sungguh sangat berbeda dan bertolak belakang dengan sikap orang-orang yang hakikatnya tidak beriman
Terkait bagaimana seharusnya kita memanfaatkan hidup, jika kita membuka lembaran kisah-kisah ulama salafus shalih terdahulu, kita akan menemukan karakteristik amal yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dalam konteks keilmuan misalnya, di antara mereka ada yang konsen pada bidang kajian tafsir, hadits, fiqih, akhlak, tasawuf, dan berbagai macam kajian ilmu lainnya. Namun, satu titik persamaan yang dapat kita temukan dari berbagai macam amal kajian yang digeluti para ulama tersebut, adalah ketulusan dan kesungguhan hati mereka dalam beramal demi memberikan sumbangan terbaik untuk mendidik kehidupan manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar